BANDA ACEH — Ratusan pemudik diperkirakan akan memadati Pelabuhan Ulee Lheue dalam beberapa hari ke depan. General Manager ASDP Cabang Sabang, [nama pejabat tidak disebutkan dalam bahan], menyebutkan bahwa penambahan trip ini untuk memastikan arus mudik ke Kota Sabang berjalan lancar tanpa antrean panjang kendaraan maupun penumpuk penumpang.
Biasanya, kapal ferry melayani dua hingga tiga kali trip per hari dari Banda Aceh ke Sabang. Selama masa antisipasi Iduladha, ASDP menambah jadwal menjadi lima hingga enam trip per hari, tergantung kondisi cuaca dan ketersediaan kapal. Kapal yang dioperasikan adalah KMP Aceh Hebat dan KMP Portlink III.
Penambahan trip ini berlaku untuk semua jenis penumpang, termasuk kendaraan roda dua, roda empat, dan logistik. Tarif penyeberangan tidak mengalami kenaikan dan masih mengacu pada tarif yang ditetapkan pemerintah.
Pihak ASDP juga mewaspadai potensi cuaca buruk di perairan Selat Malaka yang kerap terjadi saat musim pancaroba. Setiap kapal yang beroperasi telah dilengkapi alat keselamatan lengkap dan kru kapal dalam kondisi siaga. “Kami mengimbau calon penumpang untuk memantau informasi cuaca dari BMKG sebelum berangkat,” ujar perwakilan ASDP dalam keterangan resmi.
Data tahun sebelumnya menunjukkan puncak arus mudik ke Sabang terjadi pada H-2 Iduladha. Banyak warga Aceh yang memanfaatkan libur panjang untuk pulang kampung atau berwisata ke Pulau Weh. ASDP menyarankan pemudik membeli tiket secara daring melalui aplikasi Ferizy untuk menghindari kehabisan tiket di pelabuhan.
Selain itu, ASDP juga menyiagakan posko terpadu di Pelabuhan Ulee Lheue yang berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan Aceh. Posko ini melayani informasi jadwal kapal, pengaduan, serta bantuan darurat bagi penumpang.
Calon penumpang diimbau datang ke pelabuhan minimal satu jam sebelum jadwal keberangkatan. Dokumen perjalanan seperti KTP atau kartu identitas lainnya wajib dibawa. Untuk kendaraan, pastikan surat kendaraan lengkap dan dalam kondisi layak jalan.
Bagi pemudik yang membawa hewan kurban, ASDP menyediakan area khusus di dek kendaraan. Hewan kurban harus dilengkapi surat keterangan kesehatan dari dinas peternakan setempat. Prosedur ini diterapkan untuk menjaga kebersihan dan keamanan selama pelayaran.
Penambahan trip ini akan dievaluasi secara berkala. ASDP memastikan jadwal penyeberangan akan kembali normal tiga hari setelah Iduladha, atau saat arus balik mulai menurun. Masyarakat dapat memantau informasi terbaru melalui media sosial resmi ASDP Cabang Sabang atau call center yang tersedia.