Drainase Tersumbat di Pasar Alue Ie Puteh Aceh Utara, Bau Menyengat Ganggu Pedagang dan Pembeli

Penulis: Yasir  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 17:15:01 WIB
Genangan air di saluran drainase Pasar Alue Ie Puteh menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas pedagang dan pembeli.

ACEH UTARA — Saluran drainase di Desa Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, kembali menjadi masalah bagi masyarakat. Dua titik saluran utama, yakni di Jalan Pasar dan dekat jalur rel kereta api, tersumbat sampah dan limbah rumah tangga. Akibatnya, air tergenang dan menimbulkan aroma menyengat yang mengganggu kenyamanan.

Pantauan di lokasi pada Kamis (2/7/2026) menunjukkan air di dalam saluran berwarna hitam pekat. Sampah plastik dan sisa limbah rumah tangga menumpuk, menghambat aliran air. Kondisi ini dinilai paling parah terjadi di depan pasar ikan setempat.

Sudah Dibersihkan Tapi Kembali Tersumbat Lagi

Geuchik Desa Alue Ie Puteh, Danil, membenarkan bahwa pemerintah desa sebelumnya telah melakukan pembersihan di lokasi tersebut. Upaya itu dilakukan usai banjir melanda beberapa waktu lalu.

“Kami sudah berupaya melakukan pembersihan sebelumnya. Namun karena air dari beberapa paret berkumpul di lokasi itu, sampah kembali menumpuk dan menyebabkan genangan,” ujarnya.

Menurut Danil, volume air yang besar dari beberapa saluran kecil membuat sampah terus terbawa dan berkumpul di titik-titik tertentu. Hal ini membuat pembersihan manual tidak bertahan lama.

Pemerintah Desa: Butuh Anggaran dan Partisipasi Pedagang

Danil mengakui persoalan drainase ini tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah desa seorang diri. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola pasar ikan dan para pemilik kios di sekitar lokasi.

Salah satu solusi yang dibahas adalah penggalangan dana bersama untuk kegiatan pembersihan rutin. Namun, langkah itu masih dalam tahap perencanaan.

“Kami berharap setelah anggaran tahap kedua tersedia, pembersihan bisa segera dilakukan sehingga kondisi saluran kembali normal dan tidak lagi mengganggu masyarakat maupun pedagang,” kata Danil.

Dana Desa Tahap Kedua Jadi Andalan

Pemerintah Desa Alue Ie Puteh berencana mengalokasikan anggaran pembersihan drainase setelah Dana Desa tahap kedua cair. Pembersihan saluran menjadi prioritas agar lingkungan pasar kembali bersih.

Warga berharap penanganan dilakukan secara berkala, bukan hanya saat kondisi sudah parah. Sebab, saluran yang tersumbat tidak hanya menimbulkan bau, tapi juga berpotensi menjadi sarang penyakit di kawasan padat aktivitas seperti pasar tradisional.

Reporter: Yasir
Sumber: habanusantara.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top