LHOKSUKON — Sebanyak 852 imam gampong di Aceh Utara bakal menerima motor operasional yang dibiayai penuh Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK). Program ini menjadi komitmen Pemkab Aceh Utara memperkuat pelayanan keagamaan di tingkat gampong. DSI setempat menegaskan tidak ada biaya administrasi atau pungutan apa pun yang dibebankan kepada penerima.
Kepala DSI Aceh Utara Hadaini menyatakan satu-satunya kebutuhan yang diminta dari penerima hanyalah penyediaan 8 lembar meterai untuk kelengkapan dokumen hibah serta pengisian bahan bakar minyak agar motor siap pakai. Dua hal itu, menurut dia, tidak bisa dimaknai sebagai pungutan resmi. “Kami tegaskan, DSI tidak pernah menetapkan biaya administrasi, uang jasa, atau pungutan dalam bentuk apa pun kepada penerima,” ujarnya, Jumat (25/7/2026).
Hadaini meluruskan informasi yang beredar dan sempat meresahkan para imam gampong. Ia menyebut isu adanya kutipan Rp250 ribu per penerima bukanlah kebijakan dari pihaknya. Seluruh proses pengadaan hingga penyerahan motor sepenuhnya dibiayai APBK Aceh Utara. “Jika ada oknum yang meminta uang dengan mengatasnamakan program DSI, itu di luar tanggung jawab dan kewenangan instansi,” tegasnya.
DSI Aceh Utara membuka ruang pengawasan penuh. Hadaini meminta masyarakat melapor disertai bukti jika ada pihak yang mengatasnamakan DSI dan meminta sejumlah uang. “Silakan laporkan agar bisa kami telusuri dan proses sesuai aturan,” katanya. Ia juga menegaskan pihaknya siap menyerahkan seluruh dokumen kepada aparat pengawas atau instansi berwenang.
Hadaini mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan. Ia menilai program pemerintah tidak boleh ternodai oleh informasi yang belum terverifikasi. “DSI berkomitmen menjalankan program secara transparan, akuntabel, dan mendukung penuh tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari pungli,” pungkasnya.
Penyerahan 852 unit motor operasional dijadwalkan Senin pagi di Lapangan Upacara Kantor Bupati Aceh Utara, Landing, Lhoksukon. Seluruh imam gampong diharapkan hadir sesuai undangan yang telah disebar.