ACEH BESAR — Sebanyak 60.067 warga Kabupaten Aceh Besar dipastikan menerima bantuan pangan beras untuk periode tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026. Kepala Dinas Pangan Aceh Besar, Alyadi, menyebut penyaluran ditargetkan rampung 100 persen paling lambat akhir September 2026, mengikuti rencana Perum Bulog Kanwil Aceh.
Bantuan ini menyasar rumah tangga yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4. Alyadi menegaskan, koordinasi dengan Bulog, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah gampong akan diperkuat agar bantuan tepat sasaran.
“Untuk Aceh Besar, jumlah penerima bantuan pangan beras mencapai 60.067 penerima untuk periode Juli, Agustus dan September. Kita ingin penyalurannya berjalan baik dan tepat sasaran,” kata Alyadi.
Penentuan lokasi pembagian bantuan tidak ditetapkan sepihak oleh dinas. Alyadi menjelaskan, titik penyaluran akan dibahas bersama pemerintah kecamatan dan gampong, dengan pertimbangan utama kemudahan akses bagi warga penerima.
“Lokasi penyaluran akan dibahas dan disepakati bersama antara pemerintah gampong dan pemerintah kecamatan. Kita berharap seluruh prosesnya dapat berjalan tertib dan memudahkan masyarakat,” ujarnya.
Untuk mengejar target akhir September, koordinasi berkelanjutan akan dilakukan, terutama menyangkut kesiapan lokasi dan pencocokan data penerima di masing-masing wilayah. Hal ini dinilai penting agar bantuan tidak hanya tersalurkan, tetapi juga diterima oleh mereka yang berhak.
“Target kita penyaluran selesai 100 persen pada akhir September. Karena itu, koordinasi semua pihak sangat diperlukan agar bantuan ini tidak hanya tersalurkan, tetapi juga tepat kepada masyarakat yang memang berhak menerimanya,” tegas Alyadi.
Pemkab Aceh Besar turut melibatkan camat dari seluruh 23 kecamatan untuk mengawal proses penyaluran di lapangan. Langkah ini diambil agar pelaksanaan bantuan berjalan tertib dan target penyaluran yang sudah direncanakan dapat tercapai sesuai jadwal.
Program bantuan pangan ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, khususnya keluarga yang masuk dalam kelompok penerima prioritas di Aceh Besar.