PLN Garap Wisata Donggala, Bangun Jembatan 150 Meter hingga 10 Gazebo

Penulis: Ragil  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:33:01 WIB
PLN meresmikan Pengembangan Kawasan Wisata Karampuana di Desa Towale, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

ACEH — PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) meresmikan Pengembangan Kawasan Wisata Karampuana di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala. Peresmian ini menjadi penanda komitmen BUMN kelistrikan itu dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.

Program yang masuk dalam skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini tidak hanya membangun infrastruktur fisik. PLN juga menyiapkan skema pengelolaan yang melibatkan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat.

Fasilitas Baru untuk Tarik Wisatawan

PLN melengkapi kawasan wisata yang berada di pesisir Donggala itu dengan sejumlah fasilitas penunjang. Jembatan penghubung sepanjang 150 meter dibangun untuk mempermudah akses pengunjung menuju area utama. Selain itu, terdapat sepuluh unit gazebo kayu, toilet dan shower outdoor, aula pertemuan, gapura kawasan, serta set meja-kursi dan payung pantai.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menyatakan intervensi perusahaan berfokus pada penciptaan ekosistem ekonomi mandiri. Ia berharap fasilitas yang dibangun dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat Desa Towale.

"Kawasan Wisata Karampuana kami harapkan menjadi pendorong ekonomi baru bagi warga Desa Towale. Pembangunan fasilitas ini dirancang untuk menciptakan multiplier effect mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan, terbukanya lapangan kerja, hingga menjadi sarana promosi produk unggulan daerah, khususnya perajin kain tenun khas Donggala," tegas Usman dalam keterangan resminya.

Ruang UMKM dan Warisan Budaya

PLN tidak berhenti pada pembangunan fisik. Perusahaan juga menyediakan ruang khusus bagi UMKM lokal untuk memasarkan produk kerajinan dan kuliner. Dengan begitu, wisatawan yang datang tidak hanya menikmati pemandangan alam, tetapi juga mengenal warisan budaya Donggala.

Penguatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian. PLN mendorong keterlibatan Pokdarwis dan BUMDes dalam tata kelola kawasan agar pengelolaan berjalan profesional dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Donggala, Muhammad, S.STP., M.Si., yang mewakili Bupati, mengapresiasi kontribusi PLN. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi modal penting dalam mengawinkan sektor pariwisata dengan penguatan ekonomi kreatif masyarakat desa.

Komitmen Warga Menjaga Aset Desa

Kepala Desa Towale, Subhan Thahir, menyampaikan terima kasih atas perhatian PLN kepada warganya. Ia menegaskan seluruh elemen masyarakat mulai dari BUMDes Gerbang Mas, Pokdarwis, lembaga adat, hingga tokoh masyarakat siap mengelola dan menjaga kelestarian aset yang telah dibangun.

"Kami berkomitmen agar manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan," ujar Subhan.

Acara peresmian turut dihadiri perwakilan Universitas Tadulako, Camat Banawa Tengah, Inspektorat Kabupaten Donggala, serta jajaran tokoh masyarakat. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadikan Kawasan Wisata Karampuana sebagai destinasi unggulan yang mandiri dan berwawasan lingkungan.

Bagi PLN, program ini merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Dengan adanya destinasi baru ini, diharapkan roda ekonomi desa berputar lebih cepat, lapangan kerja baru terbuka, dan produk lokal Donggala semakin dikenal luas.

Reporter: Ragil
Sumber: barometer.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top