ACEH — Meluncur di pasar domestik Jepang, Daihatsu Mira e:S hadir sebagai salah satu kei car termurah di kelasnya. Dengan harga yang setara Rp 120 jutaan, mobil ini menjanjikan efisiensi bahan bakar yang menjadi alasan utama orang membeli mobil sekecil ini. Namun, perlu dicatat bahwa angka 27 km/liter tersebut merupakan hasil pengujian dalam siklus WLTC Jepang yang kondisinya lebih ideal dibanding pemakaian harian di Indonesia.
Mira e:S menempati posisi entry-level di jajaran mobil penumpang Daihatsu Jepang, berada di bawah Move dan Tanto yang lebih besar dan lebih mahal. Mobil ini dirancang sebagai kendaraan kedua untuk kebutuhan harian, seperti belanja atau antar-jemput anak sekolah, bukan untuk perjalanan jauh antar kota.
Mesin yang digunakan adalah unit 3 silinder 660cc tanpa turbocharger, spesifikasi standar kei car yang dibatasi regulasi pemerintah Jepang. Tenaganya memang kecil, tetapi bobot mobil yang ringan membuatnya cukup lincah di kecepatan kota.
Klaim konsumsi bahan bakar 27 km/liter dihasilkan dari siklus WLTC yang menggabungkan kondisi perkotaan, jalan raya, dan kecepatan tinggi dengan proporsi terukur. Di pemakaian nyata, angka tersebut bisa turun ke kisaran 20-23 km/liter tergantung gaya mengemudi dan kondisi lalu lintas.
Perlu diingat juga bahwa efisiensi ini dicapai dengan mesin berkapasitas sangat kecil dan transmisi CVT yang dioptimalkan untuk irit. Mobil ini bukan pilihan tepat jika Anda sering membawa beban berat atau melaju di jalan tol dengan kecepatan konstan tinggi.
Sebagai mobil murah, Mira e:S tidak dibekali fitur keselamatan canggih seperti ADAS lengkap. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Sampai saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai rencana Daihatsu membawa Mira e:S ke Indonesia. Pasar Indonesia lebih condong ke mobil LCGC seperti Ayla atau Sigra yang dimensinya lebih besar dan mesinnya lebih bertenaga (1.0L hingga 1.2L).
Jika pun masuk, kemungkinan besar Daihatsu harus melakukan penyesuaian mesin dan fitur, yang bisa mengubah angka konsumsi bahan bakarnya. Jadi, jangan berharap mobil ini langsung tersedia di dealer Tanah Air dalam waktu dekat.
Daihatsu Mira e:S adalah kendaraan yang sangat terspesialisasi: mobil kota murni untuk pasar Jepang yang padat dan sempit. Efisiensi bahan bakarnya impresif, tetapi pengorbanannya ada di ruang kabin, tenaga, dan fitur keselamatan.
Bagi konsumen Indonesia yang terbiasa dengan mobil LCGC seperti Ayla atau Calya, Mira e:S akan terasa jauh lebih sempit dan kurang praktis. Mobil ini baru masuk akal jika Anda tinggal di Jepang atau negara dengan infrastruktur jalan yang sangat padat dan biaya parkir mahal. Untuk pasar Indonesia, mobil ini lebih menarik sebagai bahan perbandingan daripada kandidat pembelian serius.