UIN Ar-Raniry Banda Aceh resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru Program Studi Kedokteran Tahun Akademik 2026/2027. Pendaftaran jalur mandiri tersebut akan berlangsung mulai 3 hingga 10 September 2026, dengan keunggulan kurikulum yang diarahkan pada penanganan dan pencegahan penyakit infeksi.
BANDA ACEH — UIN Ar-Raniry Banda Aceh membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk Program Studi (Prodi) Kedokteran yang mulai beroperasi pada September 2026. Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman, menyebut pendaftaran untuk Tahun Akademik 2026/2027 ini menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi memperluas kontribusinya terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Aceh.
Berbeda dari fakultas kedokteran umumnya, Prodi Kedokteran UIN Ar-Raniry menempatkan fokus pengembangan pada bidang promotif dan preventif penyakit infeksi. Penekanan itu menyasar periode krusial yang kerap luput dari perhatian, yaitu 1.000 hari pertama kehidupan seorang anak.
Prof Mujiburrahman menjelaskan bahwa fokus pada penyakit infeksi dipilih untuk menjawab tantangan kesehatan masyarakat yang paling mendasar di Indonesia. Pendekatan yang ditawarkan bukan sekadar kurikulum akademik, melainkan juga pembentukan tenaga medis yang paham pencegahan sejak masa awal kehidupan.
“Pembukaan penerimaan mahasiswa baru Program Studi Kedokteran menjadi bagian dari komitmen UIN Ar-Raniry dalam memperluas kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” kata Mujiburrahman di Banda Aceh, Kamis.
Kurikulum ini dirancang untuk melahirkan dokter yang memiliki kompetensi profesional sekaligus nilai-nilai keislaman. Lulusan diharapkan tidak hanya mampu mengobati, tetapi juga memiliki kepedulian nyata terhadap persoalan kesehatan di tengah masyarakat.
Pendaftaran Prodi Kedokteran UIN Ar-Raniry ditujukan bagi lulusan SMA/MA dari peminatan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dengan tahun kelulusan 2024, 2025, dan 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman s.id/jaluruin.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Prof Dr Muhammad Yasir Yusuf, mengingatkan calon peserta untuk mencermati jadwal dan seluruh tahapan yang telah ditetapkan:
Besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk Prodi Kedokteran ditetapkan sebesar Rp 37.511.000 per semester. Selain itu, mahasiswa baru juga akan dikenakan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) sebesar Rp 150 juta yang angsurannya dapat dicicil hingga tiga kali pembayaran.
Yasir menegaskan bahwa calon mahasiswa wajib memastikan seluruh data yang diisi benar dan dokumen persyaratan lengkap sebelum melakukan finalisasi pendaftaran. “Pastikan seluruh data yang diisi benar dan dokumen persyaratan telah disiapkan sebelum melakukan finalisasi pendaftaran,” ujarnya.
Calon pendaftar perlu menyiapkan sejumlah dokumen sejak awal agar proses seleksi berjalan lancar. Berkas-berkas tersebut meliputi:
Informasi lebih lanjut mengenai penerimaan mahasiswa baru dapat dipantau melalui kanal resmi Admisi UIN Ar-Raniry. Prodi Kedokteran ini menjadi tonggak baru bagi UIN Ar-Raniry dalam menyiapkan tenaga medis yang tidak hanya andal secara klinis, tetapi juga berakar pada nilai keislaman dan kepedulian sosial.