ACEH — Buku tersebut merupakan karya dari Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush'ab Muqoddas yang diterbitkan oleh Atmosphere Publishing House. Berbeda dari kebanyakan biografi tokoh yang fokus pada rentetan peristiwa politik, karya ini menempatkan nilai-nilai keislaman sebagai kerangka utama untuk membaca karakter dan sikap Prabowo.
Deskripsi yang dirilis Gramedia menyebut buku ini tidak menawarkan ajaran atau mazhab Islam baru. Fokus utamanya adalah menggali bagaimana nilai moral Islam tercermin dalam perilaku dan sikap Prabowo selama menjalankan peran publiknya. Pendekatan ini mencoba mengisi celah yang kerap terlewat dalam pemberitaan arus utama tentang dirinya sebagai mantan perwira militer dan politisi.
Sisi personal keagamaan Prabowo menjadi salah satu bagian yang paling disorot. Buku ini berupaya menarasikan sejarah dan riwayat hidupnya dari sudut pandang yang berkaitan dengan nilai-nilai Islam, menghubungkan aspek spiritualitas dengan pembentukan karakter kepemimpinannya.
Di luar persoalan ritual, pembahasan dalam buku ini merambah ke ranah kepemimpinan dan kebijakan. Tema perdamaian dan keadilan dikaitkan dengan cara Prabowo memandang persoalan masyarakat dan dinamika global. Perspektif Islam digunakan sebagai salah satu kerangka analisis untuk membaca sikap serta perjuangannya dalam panggung politik nasional.
Gagasan mengenai pengabdian untuk kesejahteraan rakyat juga menjadi pilar penting dalam narasi buku. Keberislaman Prabowo tidak hanya dilihat dari kehidupan personal, tetapi juga dari cara ia menjalankan tanggung jawab konstitusional terhadap masyarakat. Hal ini memperluas isi buku dari sekadar biografi spiritual menjadi pembacaan atas etika kerja seorang pemimpin.
Perjalanan karier Prabowo yang panjang, mulai dari lingkungan militer, dunia politik, hingga akhirnya memimpin pemerintahan, menjadi konteks penting dalam buku ini. Para penulis berupaya menunjukkan bagaimana prinsip-prinsip yang dibahas dalam buku ditempatkan dalam kehidupan nyata seorang tokoh nasional.
Lewat buku ini, pembaca diajak untuk tidak hanya melihat sisi keagamaan Prabowo, tetapi juga memahami konteks perjalanan hidup yang membentuknya sebagai pemimpin. Buku ini menegaskan bahwa nilai-nilai Islam, dalam pembacaan para penulisnya, hadir dalam perilaku, sikap, dan perjuangan Prabowo dalam menjalankan amanahnya.