BANDA ACEH — Prakirawan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Betsi, menyebut suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia sebelah barat Sumatera dan perairan timur Aceh turut meningkatkan penguapan. Kondisi itu menambah kandungan uap air di atmosfer sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan.
Peringatan berlaku untuk dua hari ke depan, dengan gelombang tinggi di sejumlah perairan Aceh berlaku mulai 15 September 2026 pukul 07.00 WIB hingga 18 September 2026.
Untuk Selasa (15/09/2026), hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di Aceh Tengah, Aceh Timur, Bener Meriah, dan Gayo Lues.
"Sedangkan hujan sedang hingga lebat berpotensi meluas ke Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Bireuen, Langsa, Lhokseumawe, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, Simeulue, Sabang, dan Nagan Raya," ujar Betsi, Senin (14/09/2026).
Pada Rabu (16/09/2026), potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang diprakirakan masih bertahan di hampir seluruh wilayah Aceh. Cakupannya mulai dari Sabang, Simeulue, kawasan pesisir barat-selatan, hingga wilayah tengah dan timur.
Di wilayah perairan, pola angin umumnya bergerak dari Tenggara ke Barat Daya dengan kecepatan berkisar antara 05 hingga 32 knot.
"Di wilayah perairan, pola angin umumnya bergerak dari Tenggara ke Barat Daya dengan kecepatan berkisar antara 05 hingga 32 knot," kata Betsi.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Sabang-Banda Aceh, Perairan Aceh Besar-Meulaboh, serta Perairan Selatan Simeulue.
BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah perairan Aceh. Gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di:
Adapun gelombang tinggi 2,5-4 meter berpotensi terjadi di Perairan Sabang-Banda Aceh, Perairan Aceh Besar-Meulaboh, Perairan Selatan Simeulue, serta Perairan Aceh Singkil-Pulo Banyak.
Warga di kawasan pesisir barat-selatan dan timur Aceh diminta mewaspadai kondisi ini, terutama nelayan dan pengguna transportasi laut yang melintasi perairan tersebut.