Tuchel Siap Redemption, Inggris Hadapi Ujian Berat Nations League

Penulis: Sutomo  •  Kamis, 17 September 2026 | 21:33:01 WIB

ACEH — Thomas Tuchel kembali ke Inggris dengan luka yang belum sembuh usai kekalahan 1-2 dari Argentina di semifinal Piala Dunia. Kini ia harus menyiapkan skuad menghadapi empat laga Nations League melawan Spanyol, Ceko, dan Kroasia. Tekanan masih mengiringi, tapi FA tetap berdiri di belakangnya.

Kekalahan 1-2 dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat masih membekas. Inggris sempat unggul 1-0 hingga lima menit terakhir sebelum Argentina membalikkan keadaan. Sebagian penggemar menyalahkan Tuchel atas keputusan taktisnya di laga tersebut.

Namun, ada pula yang menilai perjalanan Inggris ke semifinal sebagai pencapaian terbaik sejak 1966. Timnya menunjukkan semangat juang tinggi, terutama saat mengalahkan Meksiko di Stadion Azteca pada babak 16 besar.

Empat Laga Nations League Menanti di Depan Mata

Tuchel akan mengumumkan skuad untuk empat laga pembuka Nations League pada Jumat mendatang. Inggris akan menghadapi Spanyol di kandang, Ceko dua kali, dan Kroasia di laga tandang. Laga-laga ini menjadi fondasi menuju Euro 2028 yang akan digelar di Inggris.

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) disebut tetap memberikan dukungan penuh kepada Tuchel. FA menilai gagasan bahwa Tuchel seharusnya mundur atau dipecat setelah finis di semifinal adalah hal yang absurd.

Perjalanan Piala Dunia yang Penuh Drama

Inggris memulai turnamen dengan kemenangan dramatis atas Kroasia di laga pembuka grup. Kemenangan atas Meksiko di Azteca menjadi momen paling ikonik sepanjang turnamen. Di perempat final, Inggris menyingkirkan Norwegia melalui perpanjangan waktu.

Laga melawan Republik Demokratik Kongo di babak 32 besar menjadi salah satu pertandingan paling menegangkan. Inggris tertinggal 0-1 hingga 15 menit terakhir sebelum Harry Kane mencetak dua gol penyelamat. Kapten timnas Inggris itu layak mendapatkan Ballon d'Or karena mencegah bencana seperti Euro 2016.

Keputusan Taktis Tuchel di Laga Argentina Jadi Sorotan

Tuchel tidak bisa berbuat banyak saat Argentina meningkatkan intensitas serangan di babak kedua. Inggris kelelahan secara fisik setelah bermain di ketinggian melawan Meksiko dengan 10 pemain. Kekalahan itu meninggalkan luka yang mungkin tidak akan pernah sembuh bagi sebagian pihak.

FA memahami bahwa Inggris adalah unggulan keempat di turnamen. Secara internal, FA khawatir mencapai final akan sulit, terutama setelah undian memberikan jadwal yang berat. Perjalanan jauh dan cuaca panas menjadi tantangan besar.

Euro 2028 Jadi Target Utama

Tuchel ingin melangkah maju. FA juga demikian. Euro 2028 akan menjadi turnamen kandang bagi Inggris yang berstatus tuan rumah bersama Skotlandia, Wales, dan Republik Irlandia. FA berjuang keras untuk menjadi tuan rumah dengan alasan yang jelas.

Pertanyaannya kini: bisakah Inggris sebagai bangsa melupakan kekalahan dari Argentina? Bisakah penjelasan Tuchel soal keputusan taktisnya diterima? Ini menjadi titik awal penting untuk kampanye yang akan datang.

Tuchel pernah berbicara tentang persaudaraan di antara para pemainnya. FA menilai semangat itu nyata, bukan hanya untuk kamera. Dukungan penuh dari federasi menjadi modal berharga bagi Tuchel untuk bangkit.

Reporter: Sutomo
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top