ACEH — Kota Batu menyimpan kuliner ekstrem yang jadi buruan wisatawan, yakni sate kelinci. Teksturnya lebih lembut dibanding sate ayam dan disiram bumbu kacang kental. Tiga warung legendaris ini jadi jujukan karena rasa, harga, dan suasana yang khas.
Bagi penggemar sate, sate kelinci di Kota Batu sayang dilewatkan. Sekilas tampilannya mirip sate ayam, tapi penikmatnya bilang daging kelinci jauh lebih lembut, tidak alot, dan lebih gurih. Berikut tiga warung yang menjadikannya menu andalan.
Warung di Jl Patimura, Kelurahan Temas, ini sudah mengantongi Rekor MURI dan jadi jujukan wisatawan. Suasana makannya teduh dengan gazebo lesehan. Daging kelinci yang dipakai segar, hasilnya empuk dan gurih tanpa bau prengus.
Harga per porsi sekitar Rp50.000, sebanding dengan kualitas rasa dan tempatnya. Selain sate kelinci, tersedia sate kalkun, sate ayam, sate sapi, dan menu masakan lain. Lokasinya ada di jalur Patimura yang menghubungkan pusat Kota Batu dengan sejumlah destinasi wisata.
Ingin sensasi berbeda? Sate di sini disajikan di atas hotplate panas yang masih mendesis, jadi tetap hangat dan juicy sampai suapan terakhir. Lokasinya di Jl Patimura No 40, Temas, tak jauh dari Lippo Plaza Batu. Jam buka 08.00-21.00 WIB.
Menu favorit selain sate kelinci ada gulai kambing, rawon, dan krengsengan kambing. Kisaran harga sate Rp36.000-Rp58.000. Berbagai masakan seperti gulai dan olahan daging lain juga tersedia.
Bagi pemburu kuliner enak dengan harga terjangkau, Warung Pak Atim di Jl Anggrek, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, adalah jawabannya. Warung ini populer di kalangan warga lokal. Wisatawan perlu masuk ke kawasan permukiman untuk mencapainya, dan suasana sederhana itu justru jadi karakter tersendiri.
Pak Atim dikenal sebagai salah satu pilihan sate kelinci yang masih bertahan di Kota Batu. Daging kelinci dan ayam tersedia dengan racikan bumbu kacang yang jadi bagian penting cita rasanya. Harga hanya Rp25.000 per porsi.
Dari yang berlabel MURI sampai warung kampung berharga ramah kantong, tiga tempat ini membuktikan sate kelinci tetap jadi kuliner khas Kota Batu yang layak dicoba saat udara dingin menyerang.