Indonesia Travel Pack Dikembangkan, Warung Kecil Bisa Tampil di Platform Wisata Digital

Penulis: Fajar  •  Sabtu, 26 September 2026 | 16:32:31 WIB
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mendukung pengembangan Indonesia Travel Pack dalam acara FEKDI dan IFSE 2026 di Jakarta.

ACEH — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mendukung pengembangan Indonesia Travel Pack, ekosistem wisata digital yang mempertemukan wisatawan dengan pelaku usaha lokal lewat integrasi QRIS. Platform ini memungkinkan wisatawan menemukan rekomendasi tempat makan dan usaha kecil selama berada di Indonesia, lalu membayarnya langsung secara digital. Konsep ini dibahas dalam acara FEKDI dan IFSE 2026 di Jakarta.

Pengembangan Indonesia Travel Pack menyasar satu persoalan lama pariwisata Indonesia: usaha kecil kerap tak terlihat di platform digital karena kalah promosi dari restoran dan kafe besar. Integrasi informasi destinasi dengan sistem pembayaran QRIS diharapkan membuka akses pasar yang lebih luas bagi warung, tempat makan, dan pelaku usaha mikro.

Apa Itu Indonesia Travel Pack

Indonesia Travel Pack dirancang sebagai ekosistem wisata digital yang menghubungkan tiga hal: promosi usaha lokal, pengalaman wisatawan, dan pembayaran digital. Wisatawan bisa memperoleh rekomendasi tempat makan dan berbagai titik usaha yang dapat dikunjungi selama berada di Indonesia.

Saat bertransaksi di titik usaha tersebut, QRIS menjadi sarana pembayaran yang menghubungkan wisatawan dengan pelaku usaha kecil. Konsep ini diposisikan sebagai jembatan antara kebutuhan wisatawan akan informasi praktis dan kebutuhan UMKM akan eksposur.

Mengapa Warung Kecil Jadi Prioritas

Irene menekankan bahwa ekosistem digital pariwisata perlu dikembangkan secara inklusif. Menurutnya, manfaat digitalisasi sektor pariwisata tidak boleh hanya dinikmati restoran dan kafe besar yang punya anggaran promosi lebih besar.

"Karena kita harus bersifat inklusif secara nyata. Jadi bukan hanya restoran-restoran besar atau kafe-kafe besar yang bisa mendapatkan panggung, tapi warung-warung kecil yang kita semua cintai juga bisa mendapatkan panggung," ujar Irene dalam acara FEKDI dan IFSE 2026 di Jakarta, Sabtu.

Ia menilai warung dan usaha kecil perlu mendapat ruang untuk tampil dan ditemukan wisatawan melalui ekosistem digital. Tanpa intervensi semacam ini, usaha kecil berisiko tetap tersingkir dari hasil pencarian wisatawan yang sebagian besar bergerak di platform digital.

Kolaborasi Lintas Sektor yang Dibutuhkan

Irene menyebut pengembangan ekosistem ini menuntut kolaborasi dan gotong royong berbagai pihak. Ia menyoroti pentingnya keterhubungan antara sistem pembayaran dan payment gateway sebagai fondasi ekosistem.

"Kita bersama berkolaborasi dan bergotong royong untuk mencapai sesuatu yang luar biasa, yaitu interconnectedness in payment system and payment gateway," ujarnya.

Menurut Irene, keberadaan sistem pembayaran digital menjadi bagian penting dari konektivitas tersebut. Wisatawan dapat menemukan usaha lokal melalui platform digital, kemudian melakukan pembayaran secara langsung menggunakan QRIS.

Dampak yang Diharapkan bagi UMKM dan Wisatawan

Pengembangan ekosistem ini diharapkan tidak hanya memudahkan wisatawan menemukan dan membayar produk lokal, tetapi juga memperluas akses pasar bagi pelaku usaha kecil. Warung dan UMKM bisa menjadi bagian tetap dari ekosistem pariwisata berbasis digital, bukan sekadar pelengkap.

Irene menempatkan kedaulatan sistem pembayaran sebagai bagian dari tujuan yang lebih besar. "Sudah saatnya Indonesia berkedaulatan dan memiliki kedaulatan dalam berbagai hal. Salah satunya payment," kata Irene.

Bagi traveler, konsep ini berpotensi mempermudah pencarian tempat makan lokal dan usaha kecil selama perjalanan, sekaligus memastikan pembayaran bisa dilakukan tanpa kendala tunai. Informasi lebih lanjut soal peluncuran dan cakupan platform dapat dikonfirmasi ke Kementerian Ekonomi Kreatif.

Reporter: Fajar
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top