BIREUEN — Sosialisasi penguatan bahasa Mandarin digelar SMAN 2 Bireuen bersama Badan Pengembangan Bahasa Mandarin Provinsi Aceh. Dua narasumber dihadirkan dalam acara di ruang guru sekolah itu, yakni Dr Abdul Rani Usman, MSi, dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh, dan Boihaki, S.Sos.I., MA.
Kepala SMAN 2 Bireuen, Hasan Basri, SPd., MM, menyebut kegiatan ini menyasar guru dan siswa perwakilan jalur prestasi. Sekolah sebelumnya telah menjalankan penguatan bahasa Arab, bahasa Inggris, bahasa Aceh, hingga nilai keagamaan melalui bahasa Jawi, Masa'ilal, dan kitab akhlak.
Hasan Basri menilai kemampuan berbahasa asing tidak lagi sekadar alat komunikasi. Menurutnya, siswa perlu dibekali keterampilan bahasa yang relevan dengan perkembangan era globalisasi saat ini.
"Kami juga melihat di era globalisasi saat ini anak-anak perlu kita berikan penguatan dengan bahasa mandarin dan untuk kegiatan lanjutannya telah kami sampaikan kepada Dr Abdul Rani untuk dapat digelar di SMAN 2 Bireuen," ujar Hasan Basri kepada Metro Aceh usai kegiatan.
Program penguatan bahasa Mandarin di SMAN 2 Bireuen difokuskan lebih dulu pada siswa jalur prestasi. Siswa dari jalur atau kelas lain yang berminat tetap diberi ruang untuk bergabung.
Sosialisasi ini menjadi tahap perkenalan sebelum kegiatan lanjutan digelar di sekolah. Pihak sekolah telah berkomunikasi dengan Abdul Rani untuk menindaklanjuti program tersebut.
Fokus awal pada jalur prestasi disebut sebagai pilot project. Artinya, keberhasilan tahap ini akan menentukan apakah program diperluas ke seluruh siswa atau tidak.
"Tujuan utama mempersiapkan siswa dalam menghadapi era globalisasi dan juga menjadikan penguatan bahasa Mandarin sebagai branding sekolah SMA Negeri 2 Bireuen," terang Hasan Basri.
SMAN 2 Bireuen tidak memulai dari nol dalam urusan penguatan bahasa. Bahasa Arab, bahasa Inggris, dan bahasa Aceh sudah lebih dulu masuk dalam program sekolah. Bahasa Mandarin kini melengkapi rangkaian tersebut.
Langkah sekolah menggandeng Badan Pengembangan Bahasa Mandarin Provinsi Aceh menunjukkan dukungan kelembagaan, bukan sekadar inisiatif internal. Sosialisasi kepada seluruh guru dilakukan agar pengajaran di kelas nanti berjalan seragam.
Belum ada keterangan resmi soal jadwal kegiatan lanjutan atau durasi program. Pihak sekolah menyatakan detail teknis akan disampaikan setelah pembicaraan dengan narasumber tuntas.