Kemenhub Tegur Asuransi P&I, Salvage Bangkai KM Virgo Belum Jalan

Penulis: Ragil  •  Selasa, 29 September 2026 | 11:32:31 WIB
Kemenhub melayangkan teguran keras kepada asuransi P&I terkait belum berjalannya operasi salvage bangkai KM Virgo Transport 8.

ACEH — Kementerian Perhubungan melayangkan surat teguran keras kepada lembaga asuransi internasional Protection and Indemnity (P&I) karena operasi pengangkatan bangkai KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa belum kunjung dilaksanakan. KSOP Banjarmasin juga telah memberikan teguran kedua kepada pemilik kapal agar segera menjalankan operasi salvage. Penundaan ini menghambat pencarian 64 korban yang hingga hari ke-16 belum ditemukan.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto menyatakan pihaknya bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub telah mendorong pemilik kapal untuk segera menunjuk perusahaan pelaksana salvage. Namun proses itu masih tersendat di meja asuransi P&I yang belum memutuskan perusahaan mana yang akan ditunjuk.

"Kementerian Perhubungan sudah menyampaikan surat teguran keras kepada P&I, bahkan kami pun dari jajaran KSOP sudah memberikan teguran yang kedua kepada pemilik KM Virgo untuk segera melaksanakan kegiatan salvage ini," kata Heri dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (28/9) malam, melansir Antara.

Dua Perusahaan Besar Masih Dipertimbangkan P&I

Menurut Heri, pihak asuransi P&I masih menimbang dua perusahaan besar yang akan ditunjuk sebagai pelaksana operasi salvage. Ia belum bisa memastikan perusahaan mana yang akan dipilih.

"Memang agak kesulitan dari pihak asuransi P&I-nya ini masih menimbang, ada dua perusahaan besar yang dia tunjuk sebenarnya, tapi saya belum bisa pastikan perusahaannya yang mana salah satu, tapi ada dua perusahaan besar yang mau ditunjuk," ujarnya.

Berdasarkan informasi dari pihak P&I, penunjukan perusahaan pelaksana salvage dijadwalkan dilakukan pada Rabu. Kemenhub dan KSOP Banjarmasin akan terus memantau perkembangan proses tersebut bersama pihak terkait.

64 Korban Masih dalam Pencarian, Sebagian Diduga di Dalam Bangkai

Operasi salvage atau pengangkatan bangkai kapal didorong untuk membantu tim SAR mencari dan mengevakuasi 64 korban yang hingga kini masih belum ditemukan. Sebagian korban dimungkinkan masih berada di dalam bangkai kapal yang tenggelam di Laut Jawa.

Hingga hari ke-16 operasi SAR, Basarnas mengonfirmasi 179 orang telah ditemukan dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8. Rinciannya, 108 orang ditemukan selamat dan 71 orang meninggal dunia.

  • Total penumpang dalam manifes: 243 orang
  • Ditemukan selamat: 108 orang
  • Meninggal dunia: 71 orang
  • Masih dalam pencarian: 64 orang

Pencarian terhadap 64 korban yang belum ditemukan masih berlangsung hingga Senin (28/9) pukul 22.00 WITA. Keberadaan bangkai kapal di dasar laut menjadi kendala utama tim SAR untuk menjangkau korban yang diduga terjebak di dalamnya.

Harapan Penyelesaian Administrasi Kurang dari Sepekan

Heri berharap seluruh proses administrasi dan teknis operasi salvage dapat segera diselesaikan. Ia menargetkan pelaksana dan kebutuhan teknis sudah berada di lokasi kapal dalam waktu kurang dari satu minggu.

"Mudah-mudahan tidak lebih dari satu minggu seluruh administrasi dan teknis pelaksanaan salvage ini sudah berada di lokasi kapal-kapal, mudah-mudahan seperti itu. Kita berdoa, kita monitor terus," ujarnya.

Percepatan penunjukan perusahaan salvage menjadi kunci agar operasi pencarian korban bisa dilanjutkan ke area bangkai kapal. Selama proses itu belum berjalan, tim SAR gabungan hanya bisa melakukan penyisiran di permukaan laut.

Reporter: Ragil
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top