Malaysia Pesta 6-0 atas Singapura, Indonesia Turun ke Posisi Kedua Grup A

Penulis: Yasir  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:30:31 WIB
Pemain Malaysia merayakan gol dalam laga melawan Singapura pada Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

ACEH — Malaysia menghajar Singapura 6-0 pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Kamis (1/10) malam WIB. Hasil ini mengangkat Malaysia ke puncak klasemen sementara, sementara Indonesia harus turun ke posisi kedua meski menang 7-2 atas Bangladesh.

Malaysia tidak memberi ruang bagi Singapura untuk bernapas sepanjang babak kedua. Bergson menutup pesta gol dengan hattrick setelah mencetak gol keenam pada menit ke-90+3, memastikan kemenangan telak di laga pamungkas fase grup.

Di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Timnas Indonesia sebenarnya juga tampil dominan. Luke Vickery menambah satu gol sehingga skuad asuhan John Herdman unggul 7-1 atas Bangladesh sebelum Wahid memperkecil kedudukan menjadi 7-2.

Gol Paulo Josue dan Syahir Bashah Patahkan Perlawanan Singapura

Gol keempat Malaysia lahir dari kaki pemain pengganti Paulo Josue. Syahir Bashah kemudian menyusul dengan gol kelima yang membuat Singapura semakin terpuruk.

Rangkaian gol tersebut memastikan Malaysia mengoleksi produktivitas gol yang jauh lebih baik dibanding Indonesia, faktor yang akhirnya menentukan posisi puncak klasemen sementara.

Indonesia dan Malaysia Sama-sama Tujuh Poin, Produktivitas Gol Jadi Penentu

Timnas Indonesia mengoleksi poin yang sama dengan Malaysia, yakni tujuh poin. Namun, Malaysia memiliki produktivitas gol lebih baik sehingga berhak menempati posisi teratas.

Kemenangan 7-2 atas Bangladesh tidak cukup untuk mempertahankan Indonesia di puncak. Selisih gol menjadi pembeda krusial di klasemen sementara Grup A.

Dampak ke Klasemen: Posisi Puncak Berpindah Tangan

Dengan hasil ini, Malaysia naik ke puncak klasemen sementara Grup A. Indonesia turun ke posisi kedua meski meraih kemenangan besar atas Bangladesh.

Pertarungan di fase grup ASEAN Cup 2026 masih menyisakan dinamika tersendiri bagi kedua tim. Produktivitas gol akan terus menjadi faktor penentu jika poin kedua tim kembali imbang di laga-laga berikutnya.

Reporter: Yasir
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top