BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 22 Kabupaten/Kota Aceh pada 1–10 Oktober, Nagan Raya Berstatus Waspada

Penulis: Ragil  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:32:02 WIB
BMKG merilis peringatan dini hujan sedang hingga lebat di 22 kabupaten/kota Aceh pada 1–3 Oktober.

BANDA ACEH — Peringatan dini yang dirilis BMKG mencakup tiga rentang waktu berbeda dalam dasarian pertama Oktober 2026. Pada periode 1–3 Oktober, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di 22 kabupaten/kota, mulai dari Aceh Barat, Aceh Besar, hingga Simeulue, Sabang, dan Nagan Raya.

Memasuki 4–6 Oktober, jumlah wilayah yang berpotensi terdampak berkurang menjadi 19 kabupaten/kota. Banda Aceh dan Langsa tidak lagi masuk dalam daftar prakiraan pada rentang ini, sementara Nagan Raya masih tercatat sebagai salah satu wilayah yang perlu diwaspadai.

Pada 7–10 Oktober, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan menyasar 14 kabupaten/kota. Nagan Raya kembali masuk dalam daftar tersebut bersama Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Tengah, dan sejumlah wilayah lainnya.

Lima Zona Musim Sudah Masuk Musim Hujan

BMKG mencatat sebagian wilayah Aceh telah memasuki musim hujan hingga dasarian II September 2026. Kondisi itu terjadi pada lima Zona Musim yang mencakup sejumlah wilayah di Aceh Besar, Aceh Jaya, Pidie, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, dan Pidie Jaya.

Status musim hujan di zona-zona tersebut memperkuat alasan kewaspadaan terhadap prakiraan curah hujan tinggi pada Oktober. Tanah yang sudah jenuh air berpotensi memperbesar risiko dampak ikutan cuaca, seperti genangan dan longsor di wilayah rawan.

Wilayah yang Perlu Diwaspadai pada 1–3 Oktober

Pada rentang awal dasarian, 22 kabupaten/kota masuk daftar prakiraan hujan sedang hingga lebat. Wilayah tersebut meliputi:

  • Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan
  • Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara
  • Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues
  • Banda Aceh, Langsa, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam
  • Simeulue, Sabang, dan Nagan Raya

Langkah Mitigasi yang Diminta BMKG

BMKG meminta informasi peringatan dini ini menjadi bahan kewaspadaan dan pertimbangan dalam melakukan langkah mitigasi terhadap kemungkinan dampak ikutan cuaca. Masyarakat dan pemerintah daerah di wilayah berpotensi terdampak diimbau mencermati perkembangan cuaca serta informasi terbaru dari BMKG selama periode potensi hujan berlangsung.

Bagi warga yang membutuhkan informasi lebih rinci soal kondisi iklim, prakiraan cuaca, dan peringatan dini, BMKG menyarankan menghubungi kantor unit pelaksana teknis BMKG terdekat.

Pemerintah kabupaten/kota di Aceh belum merilis pernyataan resmi terkait kesiapsiagaan menghadapi periode curah hujan tinggi tersebut.

Reporter: Ragil
Sumber: masakini.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top