BANDA ACEH — Pusat gempa berada di koordinat 4,55° Lintang Utara dan 95,08° Bujur Timur, tepatnya di laut sekitar 56 kilometer arah barat daya Calang. Kedalaman sumber gempa tercatat 55 kilometer, kategori dangkal yang lazim terjadi di zona subduksi barat Sumatera.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayatanto, memastikan hasil pemodelan tsunami menunjukkan kondisi aman bagi masyarakat pesisir Aceh. "Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," ujar Wijayatanto pada Minggu (4/10/2026).
BMKG menjelaskan peristiwa ini dipicu aktivitas subduksi lempeng di wilayah barat Sumatera. Proses penunjaman lempeng bumi ke bawah lempeng lain melepaskan akumulasi energi tektonik secara mendadak.
Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan sesar naik atau thrust fault. Pola ini terbilang tipikal bagi zona subduksi aktif di kawasan tersebut.
Getaran paling kuat tercatat pada skala IV MMI, dirasakan banyak orang di dalam rumah. Wilayah yang melaporkan intensitas ini meliputi Sampoiniet, Darul Hikmah, Setia Bhakti, Kota Calang, hingga Kota Jantho.
Skala III MMI terasa nyata di Kota Meulaboh, cukup kuat hingga warga merasa seperti ada truk melintas. Guncangan juga dirasakan di Aceh Besar, Banda Aceh, Aceh Selatan, Pidie Jaya, Bener Meriah, Nagan Raya, Aceh Tengah, dan Sigli.
Pemantauan BMKG hingga pukul 07.10 WIB tidak mencatat aktivitas gempa susulan. Meski begitu, BMKG terus memantau dinamika aktivitas seismik di kawasan tersebut.
Pemerintah daerah bersama tim BPBD masih melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan. Hingga kini tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan.
BMKG meminta warga tetap tenang dan tidak mudah percaya pada isu yang belum terverifikasi kebenarannya. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan struktur pascagempa.
Pembaruan informasi diminta hanya bersumber dari kanal komunikasi resmi BMKG dan BPBD setempat. Langkah ini penting mengingat wilayah Aceh berada di jalur subduksi aktif yang kerap memicu gempa dangkal.