ACEH — Pasar SUV bekas rentang harga Rp 200 jutaan di Tegal terus bergerak sepanjang tahun ini, dengan Honda CR-V Turbo, Mitsubishi Pajero Sport, dan Nissan X-Trail T32 jadi model paling dicari. Ground clearance tinggi dan mesin yang dinilai tangguh membuat segmen ini cocok untuk medan jalan lokal. Showroom di kawasan Jalur Pantura mengaku permintaan belum surut.
Permintaan SUV bekas di rentang Rp 200 jutaan meningkat di Tegal. Sejumlah showroom di kawasan Jalur Pantura melaporkan pembeli datang bukan hanya untuk mobilitas harian, tetapi juga perjalanan keluarga jarak jauh.
Pilihan model di segmen ini cukup beragam, mulai dari SUV kompak hingga ladder frame. Pembeli umumnya memburu unit yang masih memiliki riwayat servis lengkap dan kondisi kaki-kaki prima.
Beberapa model yang paling sering diburu konsumen di rentang harga ini mencakup:
Nama-nama tersebut punya karakter berbeda. CR-V Turbo dan CX-5 bermain di area SUV kompak dengan penekanan pada kenyamanan berkendara. Pajero Sport mengandalkan sasis ladder frame yang lebih cocok untuk medan berat.
Kondisi jalan di sejumlah wilayah Tegal yang kerap tergenang membuat pembeli menaruh perhatian besar pada ground clearance. Mobil bertubuh tinggi dinilai lebih percaya diri saat melintasi genangan atau jalan rusak.
Faktor kedua adalah kapasitas kabin. SUV menawarkan ruang lebih lega dibanding sedan atau hatchback di rentang harga serupa, sehingga cocok untuk keluarga dengan mobilitas tinggi.
Depresiasi harga mobil baru yang tajam juga menggeser minat ke unit bekas. Pembeli bisa mendapatkan fitur kelas atas tanpa harus membayar harga penuh seperti unit baru.
Pakar otomotif Tegal Bambang Subagyo menilai segmen SUV bekas di rentang Rp 200 jutaan masih prospektif. Menurutnya, nilai depresiasi model-model di kelas ini sudah relatif stabil.
"Biaya perawatan berkala juga tergolong sangat ramah, jika pemilik rutin melakukan servis berkala," kata Bambang.
Ia menambahkan, pembeli tetap perlu memperhatikan kondisi fisik dan komponen kaki-kaki sebelum memutuskan membeli. Riwayat servis menjadi salah satu indikator utama kelayakan unit.
Pemeriksaan kondisi fisik menjadi langkah wajib. Fokuskan pengecekan pada komponen kaki-kaki, karena perbaikan di area ini bisa menguras kantong jika ditemukan kerusakan serius.
Riwayat servis resmi juga penting. Unit dengan buku servis lengkap biasanya lebih mudah ditelusuri kondisi mesin dan transmisinya.
Untuk model turbo seperti CR-V, perhatikan kondisi turbo dan sistem pendingin. Sementara pada Pajero Sport, cek kondisi sasis dan sistem 4x4 jika unit yang dibidik memang versi tersebut.