MEUREUDU — Dialog pemuda dan masyarakat di Kabin Mante, Pidie Jaya, menghasilkan sejumlah catatan soal pengembangan kapasitas, sertifikasi kompetensi, lapangan kerja, dan penguatan ekonomi. DPD KNPI Aceh menurunkan tim untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi pemuda di daerah itu. Roadshow serupa akan berlanjut ke sejumlah kabupaten/kota lain di Aceh.
Ketua DPD KNPI Aceh, Aulia Rahman, menyebut forum tersebut sebagai ruang bagi organisasi kepemudaan untuk mendengar langsung persoalan di tingkat daerah. Menurutnya, rangkaian roadshow akan dilanjutkan ke sejumlah daerah lain di Aceh.
Aspirasi yang dihimpun diharapkan menjadi bahan dalam merumuskan program kepemudaan yang lebih sesuai dengan kebutuhan daerah.
"Kegiatan ini untuk menjemput aspirasi dari teman-teman yang ada di Pidie Jaya," ujar Aulia.
Aulia menegaskan, KNPI Aceh ingin menjadikan rangkaian roadshow tersebut sebagai ruang komunikasi yang mempertemukan pemuda, masyarakat, dan pemerintah.
Selain isu pekerjaan dan peningkatan kapasitas, pemuda di Pidie Jaya mendorong KNPI memperluas akses terhadap informasi, pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan program pemberdayaan melalui platform digital. Usulan itu muncul dalam dialog yang sama.
Dari Pidie Jaya, KNPI Aceh mulai menginventarisasi kebutuhan dan aspirasi pemuda—mulai dari kompetensi, pekerjaan hingga penguatan ekonomi. Inventarisasi itu jadi pijakan untuk memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan Aceh hingga tingkat nasional.
Ketua DPD II KNPI Pidie Jaya, Marhaban, menyambut positif dialog tersebut. Ia menilai organisasi kepemudaan harus kembali menjadi ruang kolaborasi dengan menghilangkan sekat-sekat perbedaan.
"Pemuda bukan hanya menjadi generasi penerus, tetapi juga sebagai people of chance untuk merubah Indonesia menjadi lebih baik," katanya.
Perwakilan BEM SI seluruh Indonesia dari Universitas Syiah Kuala, Arif Zulfata, menekankan pentingnya pergeseran peran mahasiswa dan pemuda dari sekadar mengkritisi menjadi bagian dari solusi.
"Mahasiswa dididik bukan hanya untuk mengkritisi, tapi juga untuk berkolaboratif dengan masyarakat dan pemerintah," ujarnya.
Dialog di Pidie Jaya menjadi titik awal rangkaian penjaringan aspirasi pemuda yang digelar DPD KNPI Aceh. Hasil inventarisasi kebutuhan dari tiap daerah akan dibawa ke perumusan program kepemudaan tingkat provinsi.