ACEH — Krafton menghentikan produksi PUBG: Black Budget, spin-off PUBG yang baru sembilan bulan menjalani uji alpha tertutup di Steam. Keputusan ini diambil setelah pengembang asal Korea Selatan itu menilai arah proyek tidak lagi bisa menghadirkan pengalaman bermain yang bertahan lama bagi pemain.
PUBG: Black Budget pertama kali mengumumkan pengujian alpha tertutup pada November 2025. Uji coba itu dibuka hanya untuk pemain PC di Amerika Utara, Eropa, dan Asia, dengan dukungan bahasa Inggris, Korea, Rusia, dan Mandarin.
Pengujian berlangsung dalam dua sesi, yakni 12-14 Desember dan 19-21 Desember, sehingga total enam hari selama dua minggu. Setelah seluruh tahapan itu dilalui, Krafton justru memilih menutup proyeknya.
Krafton menilai apa yang ditawarkan Black Budget tidak akan memberi pengalaman bermain yang seru. Keputusan itu diumumkan langsung melalui halaman Steam resmi game tersebut.
"Setelah meninjau status pengembangan proyek dan arah masa depannya, kami menyimpulkan bahwa arahnya saat ini tidak akan memungkinkan kami untuk memberikan pengalaman yang dapat dinikmati pemain dalam jangka panjang," tulis Krafton di Steam, Jumat (9/10/2026).
Krafton menyampaikan terima kasih kepada gamer yang sudah meluangkan waktu mencoba PUBG: Black Budget. Kritik dan saran selama uji coba, menurut mereka, akan diterapkan di proyek-proyek berikutnya.
"PUBG Studios akan menerapkan apa yang kami pelajari dari pengembangan dan pengujian ke dalam proyek-proyek mendatang, terus mendengarkan para pemain saat kami mengeksplorasi pengalaman bermain game yang baru," pungkasnya.
Black Budget menjadi spin-off PUBG kedua yang dibatalkan sepanjang 2026. Pada Maret lalu, Krafton menutup spin-off gratis Blindspot setelah dua bulan berada dalam fase Early Access.
Dua pembatalan itu tidak membuat Krafton berhenti mengeksplorasi semesta PUBG. Pada Agustus, PUBG mengumumkan spin-off lain di Gamescom yang disebut PUBG: Ded.Net.
Berbeda dari Black Budget, Ded.Net digadang sebagai game tembak-menembak multipemain dengan progresi bergaya roguelike. Belum ada keterangan resmi soal jadwal uji coba maupun platform yang akan disasar.
Langkah Krafton menutup Black Budget menunjukkan betapa ketatnya persaingan di segmen battle royale dan shooter multipemain. PUBG sendiri masih menjadi penopang utama pendapatan Krafton, sementara sejumlah proyek eksperimental harus rela dihentikan lebih awal.
Bagi pengguna di Indonesia, kabar ini menegaskan bahwa tidak semua spin-off PUBG yang masuk tahap uji coba akan sampai ke pasar. Sejumlah game serupa juga sempat beredar di kalangan gamer lokal lewat akses Steam sebelum akhirnya ditutup.
Krafton belum memberi keterangan apakah PUBG: Ded.Net akan menyasar pemain Asia Tenggara, termasuk Indonesia, pada tahap pengujian berikutnya.