Alfa Romeo Cuorerosso Concept Debut di Paris, Inspirasi Quadrifoglio Masa Depan

Penulis: Ragil  •  Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:02:31 WIB
Alfa Romeo memperkenalkan Cuorerosso Concept di Paris Motor Show 2026 sebagai manifesto desain Quadrifoglio masa depan.

ACEH — Alfa Romeo memperkenalkan Cuorerosso Concept di pameran Paris Motor Show 2026 sebagai manifesto desain yang akan menginspirasi model Quadrifoglio generasi mendatang. Meski bukan mobil listrik murni, konsep ini mengusung powertrain hybrid dengan mesin V6 twin-turbo 2,9 liter yang dipadukan teknologi elektrik. Alfa menegaskan Cuorerosso bukan pratinjau model produksi, melainkan arah elektrifikasi performa merek tersebut.

Yang menarik, Cuorerosso tidak sepenuhnya meninggalkan mesin pembakaran. Alfa memilih jalur hybrid dengan mempertahankan mesin V6 twin-turbo 2,9 liter yang selama ini dikenal sebagai jantung karakter berkendara merek tersebut.

Hybrid V6 Twin-Turbo Tanpa Spesifikasi Tenaga

Alfa Romeo belum merilis angka tenaga maupun torsi dari Cuorerosso. Yang tersedia hanya bobot kosong 3.858 pon atau sekitar 1.750 kilogram, angka yang cukup wajar untuk sebuah sportscar hybrid.

Tenaga disalurkan ke keempat roda lewat sistem all-wheel drive. Transmisi otomatis torque converter bekerja bersama driveshaft serat karbon yang mengirim tenaga ke roda belakang.

Dari sisi dimensi, Cuorerosso sedikit lebih panjang dan lebih lebar dibanding Giulia Quadrifoglio. Alfa menyebut proporsi ini dirancang untuk memadukan karakter GT dan supercar dalam satu bodi.

Desain Eksterior: Scudetto Backlit dan Coda Trunca

Bagian depan didominasi gril Scudetto dengan pencahayaan belakang yang menyorot simbol Cross dan Biscione. Kap mesin memiliki sculpting dalam yang terinspirasi dari jejak perahu di atas air.

Velg forged menampilkan tafsiran baru desain "telephone" klasik Alfa, dengan enam elemen melingkar pada tiga palang. Logo Quadrifoglio muncul di beberapa titik, menegaskan posisi konsep ini sebagai inspirasi model performa.

Elemen paling khas ada di buritan. Alfa menyebutnya "Coda Trunca" atau ekor terpotong, permukaan belakang bersih yang menjadi kunci koefisien drag rendah 0,28. Dua lampu belakang melingkar tampil seperti mata tajam, sementara jendela belakang dibentuk menyerupai segitiga Scudetto.

Diffuser besar menyatu secara natural, dan exhaust ganda keluar di tengah menegaskan keberadaan V6 twin-turbo di bawah kap.

Kaki-Kaki: Rem Brembo Carbon Ceramic dan Steer-by-Wire

Di balik velg, Alfa memasang rem Brembo carbon ceramic. Konsep ini juga dilengkapi suspensi udara dan yang paling menarik perhatian, sistem kemudi steer-by-wire.

Kemudi selama ini menjadi salah satu keunggulan mobil Alfa Romeo. Jika teknologi steer-by-wire ini masuk produksi, tantangan terbesarnya adalah mempertahankan sensasi koneksi pengemudi yang selama ini jadi ciri khas merek.

Interior Minimalis dengan Material Daur Ulang

Kabin Cuorerosso lebih fokus pada desain ketimbang kegunaan praktis. Jok bucket menawarkan tampilan kontemporer, sementara dasbor disederhanakan ke elemen penting berkendara.

Ada beberapa kontrol fisik di konsol tengah yang disebut Alfa sebagai "Magma Display". Interior memadukan kulit, serat karbon daur ulang, dan "monofilament fabric" yang dikembangkan bersama tim pelayaran Luna Rossa.

Bahkan cat eksterior menjadi eksperimen. Warna bernama "Liquid Red Ink" ini menggunakan basis aluminium halus dan lapisan transparan berwarna, membuat merah tampak seperti tersuspensi dalam logam cair. Warna berubah dari merah ke hitam tergantung sudut pandang.

Konfigurasi 2+2 dan Pintu Coach Rear

Cuorerosso mengusung konfigurasi tempat duduk 2+2 dengan pintu coach di belakang. Ruang kepala penumpang belakang mungkin terbatas, tapi ruang kaki tampak lega.

Alfa Romeo menegaskan konsep ini bukan pratinjau model produksi. Harapan realistisnya, elemen desain Cuorerosso akan menginspirasi model Quadrifoglio masa depan yang benar-benar masuk dapur produksi.

Pengunjung Paris Motor Show 2026 bisa melihat Cuorerosso secara langsung di lantai pameran.

Reporter: Ragil
Sumber: roadandtrack.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top