TAKENGON — Peringatan dini ini menyasar empat kabupaten yang berada di kawasan dataran tinggi dan tengah Aceh. Wilayah yang patut diwaspadai meliputi Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, serta Aceh Tenggara. Potensi hujan lebat diprakirakan terjadi dalam periode tiga hari ke depan, terhitung mulai 5 September 2026.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diminta meningkatkan kewaspadaan. Pengendara kendaraan bermotor juga diimbau berhati-hati terhadap risiko banjir dan tanah longsor yang bisa muncul sewaktu-waktu.
Pemicu Cuaca Ekstrem di Wilayah Aceh
Secara meteorologis, terbentuknya awan hujan di wilayah Aceh dipicu oleh beberapa faktor dinamis atmosfer. BMKG mendeteksi adanya daerah belokan angin dan konvergensi yang mendukung aktivitas konvektif atau pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.
Fenomena atmosfer skala global seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) secara spasial juga diprakirakan sedang aktif. Kondisi ini diperkuat oleh suhu muka laut yang hangat, sehingga meningkatkan penguapan dan menambah pasokan uap air di atmosfer.
Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang
Kombinasi faktor-faktor tersebut berkontribusi nyata terhadap pembentukan awan hujan di berbagai kawasan. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat terjadi dan disertai angin kencang.
Fenomena cuaca ini dipicu oleh pemanasan intens pada siang hari yang kerap memicu pertumbuhan awan kumulonimbus secara cepat. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi perkembangan cuaca dari kanal resmi BMKG.