Pencarian

KDMP Desa Linggi di Simeulue Mulai Serap Gabah Petani, Jadi Upaya Jaga Stabilitas Harga

Senin, 07 September 2026 • 21:59:01 WIB
KDMP Desa Linggi di Simeulue Mulai Serap Gabah Petani, Jadi Upaya Jaga Stabilitas Harga
KDMP Desa Linggi di Simeulue mulai menyerap gabah petani untuk menjaga stabilitas harga.

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Linggi, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Aceh, mulai beroperasi dengan menyerap gabah hasil panen petani setempat. Langkah ini diharapkan mampu memutus rantai distribusi yang selama ini merugikan petani sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas pangan di kabupaten kepulauan tersebut.

SIMEULUE — Roda usaha Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Simeulue akhirnya berputar. Unit usaha di Desa Linggi, Kecamatan Simeulue Timur, itu memulai kegiatannya dengan membeli gabah langsung dari petani, baik yang berada di desa setempat maupun dari desa-desa tetangga.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Simeulue, Muliawan Rohas, mengatakan informasi yang diterimanya menunjukkan KDMP Desa Linggi sudah merealisasikan pembelian hasil panen tersebut. "Informasi yang kami terima, KDMP Desa Linggi sudah mulai menjalankan usaha pembelian gabah petani di desa tersebut maupun desa sekitar lainnya," katanya di Simeulue, Senin.

Mengapa Kehadiran Koperasi Ini Penting bagi Petani?

Muliawan menjelaskan, aktivitas ekonomi di tingkat desa ini bukan sekadar transaksi jual-beli biasa. Ia menilai langkah KDMP merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan wilayah Simeulue.

Menurutnya, koperasi ini diharapkan menjadi wadah ekonomi kerakyatan yang menampung hasil pertanian dengan harga adil dan transparan. "Kehadiran koperasi diharapkan mampu memutus mata rantai distribusi yang selama ini merugikan petani akibat permainan harga pihak ketiga," ujarnya.

Ia berharap inisiatif serupa dapat ditiru oleh KDMP lain di Pulau Simeulue. "Dengan berjalannya usaha pembelian gabah petani diharapkan dapat meningkatkan perekonomian desa dan juga KDMP bisa berkembang," kata Muliawan.

Standar Kualitas dan Rencana Perluasan Sinergi

Ketua KDMP Desa Linggi, Riswansyah, menyebut proses penyerapan gabah dilakukan dengan standar kualitas yang telah disesuaikan. Hal ini untuk memastikan gabah yang dibeli memenuhi kualifikasi penampungan dan pengolahan pangan.

"Dengan menyerap gabah tersebut, kami ingin memastikan para petani, baik di Desa Linggi maupun desa-desa sekitarnya, tidak lagi kesulitan memasarkan hasil panen," kata Riswansyah.

Ke depan, koperasi ini berencana memperkuat sinergi dengan berbagai pihak eksternal. Perum Bulog dan pemerintah daerah menjadi dua institusi yang disebut akan diajak bekerja sama agar alur pasokan serta pengolahan beras bisa berjalan berkelanjutan.

Respons Kepala Desa: Kepastian Ekonomi bagi Warga

Kepala Desa Linggi, Salmulyadi, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai penyerapan gabah petani memberikan kepastian ekonomi bagi masyarakat, menaikkan taraf hidup para petani, serta membawa dampak positif bagi kemandirian pangan di kawasan tersebut.

"Kami berharap keberadaan dan program kerja KDMP Desa Linggi benar-benar menjadi angin segar bagi seluruh petani. Semoga kerja sama ini terus berkelanjutan dan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat," kata Salmulyadi.

Menurut dia, adanya jaminan pasar saat panen akan memotivasi petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan sawah. "Semoga langkah ini memotivasi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan sawah tanpa perlu khawatir akan kepastian pasar saat panen," ucapnya.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: aceh.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks