Pencarian

KEK Industropolis Batang Kembangkan Wisata Budaya Alas Roban

Senin, 21 September 2026 • 19:01:31 WIB
KEK Industropolis Batang Kembangkan Wisata Budaya Alas Roban
Pementasan Sendratari Wanara Alas Roban digelar di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, 20 September 2026.

ACEH — Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mulai membuka ruang ekonomi kreatif lewat pementasan seni budaya bertema legenda Alas Roban. Pementasan Sendratari Wanara Alas Roban digelar di Taman Tematik kawasan itu pada 20 September 2026, melibatkan sejumlah sanggar seni lokal. Langkah tersebut menandai arah baru pengembangan kawasan industri yang tidak lagi semata berorientasi pada pabrik.

Alas Roban dan Ruang Publik Baru di Kawasan Industri

Alas Roban dikenal sebagai kawasan hutan di jalur pantai utara Jawa yang lekat dengan cerita rakyat. Legenda itu kini diperkenalkan lewat pendekatan wisata budaya yang menggabungkan seni, lingkungan, dan ruang publik.

Pementasan berlangsung di Taman Tematik KEK Industropolis Batang. Kawasan tersebut juga memperkenalkan Bukit Srawung sebagai ruang publik yang dapat dipakai untuk kegiatan seni, rekreasi, dan aktivitas masyarakat sekitar.

Kolaborasi Sanggar Seni Lokal

Pertunjukan Wanara Alas Roban melibatkan sejumlah komunitas seni dari Jawa Tengah. Mereka adalah Sanggar Sekar Jangkep, Sanggar Sahitya, Sanggar Jagadhita, Sanggar Merti Desa, Komunitas Gandewa, Sanggar Putra Budaya, dan Sanggar Prastikasmara.

Kolaborasi itu menjadi bagian dari upaya mengembangkan seni pertunjukan sebagai aktivitas ekonomi kreatif yang menopang daya tarik kawasan. Keterlibatan pelaku seni, komunitas, sektor pariwisata, serta usaha pendukung wisata dan hiburan berpotensi memperluas ekosistem ekonomi di sekitar kawasan.

Visi Pengelola Kawasan

Direktur Utama PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) Marfan Trihartiko menyatakan pengembangan kawasan tidak hanya berorientasi pada aktivitas industri. Menurutnya, pembangunan ruang publik yang mendukung kegiatan seni dan budaya menjadi bagian tak terpisahkan.

"Kami tidak hanya membangun kawasan industri, tetapi juga membangun peradaban kota yang tak lepas dari seni dan budaya. Ruang-ruang di sini didedikasikan sebagai panggung berekspresi bagi seniman Jawa Tengah dan Indonesia, yang ke depannya akan terus kami hidupkan," ujarnya.

Dukungan Pemerintah dan Pemangku Kepentingan

Sejumlah pihak pemerintah hadir dalam pementasan tersebut. Mereka antara lain Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Kebudayaan, Anggota DPR RI Komisi VII, Pemerintah Kabupaten Batang, Badan Standardisasi Nasional (BSN), serta Direktur Utama Danareksa.

Kehadiran sejumlah institusi itu menunjukkan bahwa pengembangan wisata budaya di kawasan industri mendapat perhatian dari tingkat pusat hingga daerah.

Potensi Wisata Budaya bagi Traveler

Bagi traveler yang melintasi jalur pantura, kawasan ini menawarkan alternatif berhenti yang berbeda dari sekadar rest area. Pertunjukan seni bertema legenda lokal bisa menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi wisatawan yang tertarik pada budaya Jawa Tengah.

Informasi terkini soal jadwal pementasan, tiket, dan akses ke Taman Tematik maupun Bukit Srawung dapat dikonfirmasi melalui pengelola KEK Industropolis Batang atau dinas pariwisata setempat. Sebab, jadwal acara budaya di kawasan ini masih bergantung pada agenda pengelola.

Pengembangan Alas Roban sebagai destinasi wisata budaya diarahkan untuk memperkuat keterhubungan antara kawasan industri, masyarakat, seni, dan pariwisata di Batang. Bagi wisatawan yang ingin merasakan perpaduan industri dan budaya dalam satu kunjungan, kawasan ini layak masuk daftar pertimbangan saat melintas di jalur pantura Jawa Tengah.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: wartaekonomi.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks