ACEH — Pemerintah Kota Denpasar menggelar Bulan Imunisasi Kejar sepanjang 1–30 Oktober 2026 untuk mengejar ketertinggalan imunisasi bayi dan anak usia 0–23 bulan. Layanan gratis ini tersedia di puskesmas, posyandu, hingga rumah sakit kerja sama, menyasar anak yang belum lengkap, terlambat, atau belum pernah diimunisasi.
Dinas Kesehatan Kota Denpasar menargetkan capaian Imunisasi Dasar Lengkap hingga 95 persen melalui program yang berlangsung 1–30 Oktober 2026. Sasaran utamanya adalah bayi dan anak usia 0–23 bulan yang status imunisasinya belum sesuai jadwal.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Anak Agung Ayu Chandrawati, menyebut program ini sebagai langkah percepatan. Perlindungan terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, seperti polio, difteri, campak, dan rubela, jadi alasan utama di baliknya.
Jenis Imunisasi yang Diberikan
Ada lima jenis imunisasi yang disiapkan dalam program ini: polio, BCG, DPT-HB-Hib, IPV, serta campak-rubela. Pemberiannya tidak diseragamkan begitu saja.
Jenis imunisasi disesuaikan dengan usia dan status imunisasi masing-masing anak. Anak yang sama sekali belum pernah diimunisasi akan mendapat jadwal berbeda dari anak yang hanya terlambat satu atau dua dosis.
Di Mana Bisa Mendapatkan Layanan Gratis
Ibu tidak perlu membayar sepeser pun untuk mengikuti program ini. Layanan imunisasi tersedia di puskesmas, posyandu, pos pelayanan imunisasi, serta rumah sakit yang bekerja sama dengan pemerintah kota.
Menurut Chandrawati, imunisasi rutin sebenarnya sudah berjalan setiap bulan lewat posyandu dan puskesmas. Bulan Imunisasi Kejar difokuskan untuk menjangkau anak yang belum memperoleh imunisasi sesuai jadwal.
Mengapa Program Kejar Ini Penting
Chandrawati mengakui masih ada anak di Denpasar yang belum mendapatkan imunisasi secara lengkap. Kondisi ini yang membuat Dinas Kesehatan bergerak lebih agresif.
Berbagai upaya dilakukan untuk menjangkau anak-anak yang tertinggal, termasuk melalui posyandu, puskesmas, dan kegiatan sweeping ke wilayah. "Dengan itu perlu dikejar lewat posyandu, puskesmas, dan sweeping agar capaian Imunisasi Dasar Lengkap bisa mencapai target 95 persen," ujarnya.
Yang Perlu Ibu Siapkan Sebelum Datang
Bawa buku KIA atau kartu imunisasi anak agar petugas bisa melihat riwayat imunisasi sebelumnya. Dari catatan itu, tenaga kesehatan menentukan jenis imunisasi yang masih kurang.
Kalau ibu lupa jadwal imunisasi anak atau ragu apakah dosisnya sudah lengkap, datang saja ke posyandu terdekat. Petugas akan membantu mengecek statusnya tanpa biaya.
Bulan Imunisasi Kejar ini jadi kesempatan bagi ibu di Denpasar untuk melengkapi perlindungan anak tanpa harus menunggu jadwal rutin berikutnya. Manfaatkan sepanjang Oktober 2026 untuk memastikan si kecil terlindungi dari penyakit yang sebenarnya bisa dicegah.