ACEH — PT Pertamina International Shipping (PIS) menggelar program Ocean LiteraSEA: Ocean Capacity di SD Negeri Tanjung Sekong, Cilegon, Banten, dengan melibatkan 50 siswa dari dua sekolah dasar setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan untuk memperkenalkan ekosistem laut serta peluang karier di sektor maritim kepada anak-anak pesisir.
Paragraf pembuka: Program Ocean LiteraSEA menyasar siswa SD Negeri Tanjung Sekong dan SDN Widyatama, yang berlokasi di Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Kegiatan berlangsung bersama para kepala sekolah dan guru binaan, dengan pendekatan edukasi interaktif alih-alih ceramah formal. PIS menggandeng relawan SEAnergi dalam pelaksanaannya.
Mengapa Anak Pesisir Jadi Sasaran Program
Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menyebut laut bukan sekadar ruang hidup hari ini, melainkan juga ruang masa depan generasi muda. Lewat Ocean Capacity, PIS ingin membuka wawasan anak-anak pesisir bahwa laut menyimpan banyak peluang, baik untuk belajar maupun berkarya.
"Laut bukan hanya ruang hidup hari ini, tetapi juga ruang masa depan bagi generasi muda kita. Melalui Ocean Capacity, PIS ingin membuka wawasan dan imajinasi anak-anak pesisir bahwa laut menyimpan begitu banyak peluang, baik untuk belajar, berkarya, dan suatu hari kelak menjadi bagian dari industri maritim Indonesia," kata Vega, Sabtu (3/10/2026).
Pernyataan itu menegaskan posisi program ini sebagai komitmen berkelanjutan PIS dalam membangun masyarakat pesisir melalui jalur pendidikan, bukan sekadar kegiatan seremonial sekali jalan.
Cara PIS Kenalkan Industri Maritim ke Siswa
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan industri maritim Indonesia, berbagai profesi di sektor kelautan, hingga jalur pendidikan yang bisa ditempuh untuk berkarier di bidang tersebut. PIS dan relawan SEAnergi mengemasnya lewat sejumlah aktivitas.
- Permainan Ocean Challenge bertema ekosistem laut
- Lomba menggambar bertema laut
- Cerdas cermat kelautan
- Sesi mendongeng dengan buku kemaritiman di perpustakaan sekolah
Pendekatan permainan dan lomba dipilih agar siswa menyerap informasi soal laut tanpa merasa sedang diberi pelajaran formal. Sesi mendongeng di perpustakaan sekolah melengkapi metode itu dengan pendekatan literasi.
Konteks TJSL di Sektor Maritim
Ocean LiteraSEA masuk dalam kerangka Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PIS sebagai anak usaha Pertamina di bidang pelayaran. Program ini menyasar wilayah pesisir yang secara geografis dekat dengan aktivitas maritim, namun warganya belum tentu punya akses informasi soal peluang di sektor tersebut.
Bagi PIS, pengenalan dini soal industri maritim berpotensi menyiapkan calon tenaga kerja yang paham konteks lokal. Sektor pelayaran nasional sendiri terus membutuhkan SDM terlatih seiring pertumbuhan logistik dan energi.
Penutup: Melibatkan 50 siswa dari dua sekolah di Pulomerak, program ini menempatkan pendidikan sebagai pintu masuk PIS membangun hubungan jangka panjang dengan masyarakat pesisir Cilegon. Dampaknya baru akan terlihat bertahun-tahun kemudian, ketika sebagian peserta memilih jalur karier di industri maritim Indonesia.