Pencarian

Didong Jalu Semalam Suntuk di Banda Aceh, Kebinet vs Sriwijaya Bejalu di Taman Budaya

Rabu, 07 Oktober 2026 • 11:31:32 WIB
Didong Jalu Semalam Suntuk di Banda Aceh, Kebinet vs Sriwijaya Bejalu di Taman Budaya
Klop Kebinet dan Sriwijaya menyatakan siap tampil pada Didong Jalu Semalam Suntuk di Banda Aceh.

BANDA ACEH — Sekretaris Panitia Didong Jalu Semalam Suntuk, Rajali, memastikan kedua klop telah menyatakan kesiapannya tampil di Banda Aceh. Kepastian itu disampaikan seusai rapat persiapan panitia, Rabu 5 Oktober 2026.

"Dua klop sudah menyatakan siap hadir di Banda Aceh," kata Rajali.

Pertarungan seni tradisi Gayo tersebut berlangsung di ruang tertutup Taman Seni dan Budaya Aceh. Selain Kebinet dan Sriwijaya, tidak ada klop lain yang dijadwalkan tampil pada malam itu.

Mengapa Didong Jalu Digelar Semalam Suntuk

Rajali menyebut kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum menghidupkan kembali tradisi Didong Jalu yang sempat vakum. Menurutnya, panggung ini menjadi aksi silaturahmi setelah cukup lama tidak digelar di Banda Aceh.

Didong Jalu bukan sekadar pertunjukan. Dua kekuatan seni Gayo itu akan saling berbalas syair, mengolah kata, dan memainkan ritme hingga larut malam.

Rajali mengajak seluruh masyarakat Gayo, khususnya yang berada di Banda Aceh dan sekitarnya, untuk hadir dan ikut meramaikan malam kebudayaan tersebut.

Wagub Aceh Dijadwalkan Buka Langsung, Bupati Bener Meriah Hadir

Ketua Panitia Didong Jalu Semalam Suntuk, Mahlizar Sabdi, mengatakan Dek Fadh dijadwalkan membuka langsung acara yang mempertemukan dua kelompok Didong dari dataran tinggi Gayo.

"Wakil Gubernur Aceh dijadwalkan hadir sekaligus membuka acara. Bupati Bener Meriah juga akan hadir," kata Mahlizar di Banda Aceh.

Sementara itu, kehadiran Bupati Aceh Tengah, Bupati Bener Meriah, Bupati Aceh Besar, dan Walikota Banda Aceh masih dalam tahap konfirmasi.

Syair Angkat Isu Aktual dari Daerah Masing-masing

Menurut Mahlizar, kedua klop Didong tidak hanya beradu kepiawaian dalam merangkai syair. Mereka juga akan mengangkat informasi aktual dari daerah masing-masing.

Format berbalas syair itu membuat penonton bisa menangkap isu yang sedang berkembang di Aceh Tengah dan Bener Meriah lewat lantunan Didong.

Panitia menargetkan malam kebudayaan ini menjadi ruang pertemuan warga Gayo di perantauan, terutama yang bermukim di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: halaman7.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks