Pencarian

Pemuda Pidie Jaya Aspirasi Kompetensi hingga Lapangan Kerja, KNPI Aceh Mulai Inventarisasi Kebutuhan

Kamis, 08 Oktober 2026 • 09:02:01 WIB
Pemuda Pidie Jaya Aspirasi Kompetensi hingga Lapangan Kerja, KNPI Aceh Mulai Inventarisasi Kebutuhan
Dialog pemuda dan masyarakat di Kabin Mante, Pidie Jaya, membahas pengembangan kapasitas, sertifikasi kompetensi, dan lapangan kerja.

MEUREUDU — Dialog pemuda dan masyarakat di Kabin Mante, Pidie Jaya, menghasilkan sejumlah catatan soal pengembangan kapasitas, sertifikasi kompetensi, lapangan kerja, dan penguatan ekonomi. DPD KNPI Aceh menurunkan tim untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi pemuda di daerah itu. Roadshow serupa akan berlanjut ke sejumlah kabupaten/kota lain di Aceh.

KNPI Sebut Roadshow Jadi Ruang Jemput Aspirasi

Ketua DPD KNPI Aceh, Aulia Rahman, menyebut forum tersebut sebagai ruang bagi organisasi kepemudaan untuk mendengar langsung persoalan di tingkat daerah. Menurutnya, rangkaian roadshow akan dilanjutkan ke sejumlah daerah lain di Aceh.

Aspirasi yang dihimpun diharapkan menjadi bahan dalam merumuskan program kepemudaan yang lebih sesuai dengan kebutuhan daerah.

"Kegiatan ini untuk menjemput aspirasi dari teman-teman yang ada di Pidie Jaya," ujar Aulia.

Aulia menegaskan, KNPI Aceh ingin menjadikan rangkaian roadshow tersebut sebagai ruang komunikasi yang mempertemukan pemuda, masyarakat, dan pemerintah.

Pemuda Dorong Akses Pelatihan hingga Sertifikasi Kompetensi

Selain isu pekerjaan dan peningkatan kapasitas, pemuda di Pidie Jaya mendorong KNPI memperluas akses terhadap informasi, pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan program pemberdayaan melalui platform digital. Usulan itu muncul dalam dialog yang sama.

Dari Pidie Jaya, KNPI Aceh mulai menginventarisasi kebutuhan dan aspirasi pemuda—mulai dari kompetensi, pekerjaan hingga penguatan ekonomi. Inventarisasi itu jadi pijakan untuk memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan Aceh hingga tingkat nasional.

KNPI Pidie Jaya: Organisasi Pemuda Harus Kembali Jadi Ruang Kolaborasi

Ketua DPD II KNPI Pidie Jaya, Marhaban, menyambut positif dialog tersebut. Ia menilai organisasi kepemudaan harus kembali menjadi ruang kolaborasi dengan menghilangkan sekat-sekat perbedaan.

"Pemuda bukan hanya menjadi generasi penerus, tetapi juga sebagai people of chance untuk merubah Indonesia menjadi lebih baik," katanya.

BEM SI Usul Mahasiswa Tidak Hanya Mengkritisi

Perwakilan BEM SI seluruh Indonesia dari Universitas Syiah Kuala, Arif Zulfata, menekankan pentingnya pergeseran peran mahasiswa dan pemuda dari sekadar mengkritisi menjadi bagian dari solusi.

"Mahasiswa dididik bukan hanya untuk mengkritisi, tapi juga untuk berkolaboratif dengan masyarakat dan pemerintah," ujarnya.

Dialog di Pidie Jaya menjadi titik awal rangkaian penjaringan aspirasi pemuda yang digelar DPD KNPI Aceh. Hasil inventarisasi kebutuhan dari tiap daerah akan dibawa ke perumusan program kepemudaan tingkat provinsi.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: atjehwatch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks