Pencarian

Antam Bawa ATM Emas ke Konser Snada, Jangkau Konsumen di Luar Butik

Minggu, 11 Oktober 2026 • 09:04:01 WIB
Antam Bawa ATM Emas ke Konser Snada, Jangkau Konsumen di Luar Butik
Pengunjung mengikuti kegiatan di stan Antam pada konser Snada Indonesia 2026 di Istora Senayan, Jakarta.

ACEH — PT Aneka Tambang Tbk (Antam) membawa layanan ATM Emas ke konser Snada Indonesia 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (10/10/2026), sebagai cara menjangkau konsumen di luar jaringan Butik Emas Logam Mulia. Langkah ini memperluas kanal penjualan emas batangan ke lokasi hiburan yang selama ini tidak identik dengan transaksi investasi.

Antam menilai pembelian emas tidak harus selalu dilakukan di gerai konvensional. Perusahaan membuka alternatif transaksi lewat mesin otomatis agar konsumen punya lebih banyak pilihan saat membeli emas batangan. Corporate Secretary Antam Wisnu Danandi Haryanto menyebut pengembangan kanal distribusi sebagai salah satu cara memperluas akses masyarakat terhadap produk emas.

Mengapa Antam Masuk ke Lokasi Hiburan

Selama ini penjualan emas batangan Antam terpusat di Butik Emas Logam Mulia yang tersebar di sejumlah kota. Lokasi itu melayani transaksi investasi secara khusus, sehingga konsumen yang belum terbiasa berinvestasi cenderung enggan mendatanginya.

Konser Snada Indonesia 2026 dipilih karena dianggap dekat dengan gaya hidup konsumen. Antam memanfaatkan keramaian acara untuk memperkenalkan layanan pembelian emas secara mandiri lewat ATM Emas, tanpa perlu mengunjungi butik.

“Emas bukan hanya instrumen investasi, tetapi juga bagian dari perjalanan masyarakat dalam mempersiapkan masa depan. Melalui Snada Indonesia 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda, di mana masyarakat dapat menikmati hiburan sekaligus mengenal kemudahan memiliki emas Antam melalui inovasi ATM Emas,” ujar Wisnu dalam keterangannya, Ahad (11/10/2026).

Cara Kerja dan Insentif di Lokasi Acara

Mesin ATM Emas memungkinkan pelanggan membeli emas batangan secara mandiri. Transaksi dilakukan langsung di mesin, sehingga pembeli tidak perlu dilayani petugas gerai. Antam menyiapkan stan di area makanan dan minuman serta panggung mini konser untuk menarik kunjungan.

Sebagai pemancing minat, perusahaan menyediakan enam keping emas masing-masing seberat 0,5 gram bagi pengunjung yang mengikuti kegiatan di lokasi. Antam juga menawarkan dua tiket VIP Snada Indonesia 2026 senilai Rp2,5 juta per tiket melalui program pembelian emas menggunakan ATM Emas.

Program tiket tersebut berlaku pukul 13.00 hingga 16.00 WIB dengan mekanisme dan persyaratan yang ditetapkan perusahaan. Skema ini menggabungkan pembelian emas dengan akses hiburan, pendekatan yang jarang dipakai penjual emas ritel di Indonesia.

Perubahan Persepsi yang Dibidik

Wisnu menyatakan Antam ingin mengubah anggapan bahwa membeli emas selalu rumit atau hanya bisa dilakukan di tempat tertentu. Mesin otomatis dianggap bisa menurunkan hambatan bagi konsumen baru, terutama yang belum punya pengalaman berinvestasi logam mulia.

“Kami ingin mengubah persepsi bahwa membeli emas harus melalui proses yang rumit atau hanya dapat dilakukan di tempat tertentu. Dengan ATM Emas, masyarakat memiliki pilihan akses yang semakin mudah. Harapannya, pengalaman ini dapat mendorong semakin banyak masyarakat untuk mulai mengenal dan memiliki emas sesuai kebutuhan serta kemampuan masing-masing,” jelasnya.

Menurut Wisnu, pengunjung tidak hanya membawa pulang pengalaman menonton konser, tetapi juga kesempatan mengenal emas sebagai aset bernilai jangka panjang.

Target yang Belum Dibuka

Meski gencar memperkenalkan layanan baru, Antam belum mengungkapkan target transaksi maupun volume penjualan dari ATM Emas. Perusahaan juga belum menyebut rencana penambahan mesin di lokasi lain, sehingga skala perluasan kanal ini masih belum jelas.

Bagi investor, ketiadaan angka target membuat dampak ke kinerja penjualan emas belum bisa diukur. Sejauh ini ATM Emas lebih berfungsi sebagai kanal perkenalan produk ketimbang tulang punggung distribusi.

Langkah Antam menyasar keramaian acara hiburan menandai pergeseran cara penjual emas menjangkau pembeli ritel. Jika berhasil, model serupa berpeluang diadopsi di berbagai acara lain, meski uji sesungguhnya tetap bergantung pada seberapa besar transaksi yang benar-benar terjadi di luar butik.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks