Pencarian

ANTAM Pangkas Konsumsi Energi 59 Persen, Hemat BBM 245 Ribu Liter

Senin, 12 Oktober 2026 • 11:33:31 WIB
ANTAM Pangkas Konsumsi Energi 59 Persen, Hemat BBM 245 Ribu Liter
PLTS PT Gag Nikel berkapasitas 500 kilowatt peak menopang efisiensi energi ANTAM.

ACEH — PT ANTAM (Persero) Tbk memangkas total konsumsi energi di wilayah operasinya menjadi 4,46 juta gigajoule sepanjang Semester I 2026, turun 59 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Penurunan itu ditopang pemanfaatan energi terbarukan, termasuk pembangkit listrik tenaga surya di PT Gag Nikel yang berpotensi menghemat sekitar 245.280 liter bahan bakar per tahun.

Perusahaan tambang pelat merah itu menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 4,60 persen pada periode yang sama. Realisasi yang dicapai justru jauh melampaui target, yakni 15,62 persen, atau lebih dari tiga kali lipat.

Corporate Secretary ANTAM WisnunDanandi Haryanto menyatakan efisiensi energi menjadi bagian penting dalam meningkatkan efektivitas operasional sekaligus menekan dampak lingkungan dari kegiatan pertambangan dan pengolahan mineral.

"ANTAM terus mendorong efisiensi penggunaan energi melalui berbagai inisiatif di wilayah operasi, termasuk pemanfaatan energi terbarukan. Langkah ini tidak hanya mendukung efisiensi operasional, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kami dalam menurunkan emisi gas rumah kaca," ujar Wisnu di Jakarta, Senin (12/10).

PLTS Gag Nikel Tekan Ketergantungan Genset

Salah satu penopang utama capaian itu adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya di PT Gag Nikel. Fasilitas ini berdiri di atas lahan sekitar 5.634 meter persegi dengan bangunan power house seluas 331 meter persegi.

PLTS tersebut berkapasitas 500 kilowatt peak dan dilengkapi 910 unit modul surya, 10 unit inverter, serta 400 unit baterai. Sistemnya terintegrasi dengan pembangkit eksisting yang ditopang dua unit genset berkapasitas masing-masing 250 kVA.

Kajian internal PT Gag Nikel menghitung, tanpa kehadiran PLTS dan dengan asumsi beban 80 persen serta operasi genset 8.760 jam per tahun, konsumsi bahan bakar minyak bisa mencapai 367.920 liter. Dengan kontribusi PLTS dan asumsi operasi genset turun menjadi 2.920 jam per tahun, konsumsi BBM diperkirakan hanya sekitar 122.640 liter.

Selisihnya setara penghematan 245.280 liter BBM per tahun. Angka itu bukan sekadar catatan efisiensi, tetapi juga mengurangi biaya operasional dan emisi dari pembakaran bahan bakar fosil di lokasi tambang yang umumnya terpencil.

Reklamasi Lahan Lampaui Target

Di luar soal energi, ANTAM mencatat realisasi reklamasi lahan mencapai 95,69 hektare hingga Semester I 2026, melampaui target 85,3 hektare. Perusahaan juga menanam sekitar 70.753 pohon sebagai bagian dari program pengelolaan dan pemulihan lingkungan.

Upaya lain mencakup rehabilitasi ekosistem, konservasi keanekaragaman hayati, dan pengelolaan air di sekitar wilayah operasi. Bagi warga di sekitar tambang, program reklamasi dan penanaman pohon berdampak langsung pada kualitas lahan dan air yang mereka gunakan sehari-hari.

Wisnu menegaskan penerapan PLTS di PT Gag Nikel menjadi contoh bagaimana energi terbarukan memberi manfaat nyata bagi pengelolaan energi di wilayah operasi.

"Penerapan PLTS di PT Gag Nikel menjadi salah satu contoh bagaimana pemanfaatan energi terbarukan dapat memberikan manfaat langsung terhadap pengelolaan energi di wilayah operasi. Selain mendukung penggunaan sumber energi yang lebih bersih, pemanfaatan PLTS juga dapat mengurangi kebutuhan operasi genset," katanya.

Posisi ANTAM di Tengah Tekanan Transisi Energi

Langkah efisiensi ini menempatkan ANTAM sejalan dengan dorongan pemerintah agar sektor pertambangan menurunkan intensitas karbon. Tekanan dari pasar global, termasuk pembeli yang makin ketat soal jejak karbon, membuat kinerja lingkungan jadi faktor penilaian tersendiri bagi emiten tambang.

Dengan konsumsi energi yang turun 59 persen dan emisi GRK yang jauh di bawah batas target, ANTAM memiliki modal untuk memperkuat posisinya sebagai produsen mineral yang lebih bersih. Tantangannya, apakah capaian Semester I ini bisa konsisten hingga akhir tahun di tengah fluktuasi produksi dan harga komoditas.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks