Operasi Water Bombing Karhutla di Aceh Barat Batal karena Cuaca, BNPB Siapkan Modifikasi Cuaca

Penulis: Sutomo  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 11:29:31 WIB
Petugas gabungan bersiaga memadamkan kebakaran hutan di Kecamatan Bubon, Aceh Barat.

MEULABOH — Kebakaran hutan dan lahan di Aceh Barat masih terus meluas, terutama di Kecamatan Bubon, setelah upaya pemadaman lewat udara melalui water bombing terpaksa dibatalkan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya telah menjadwalkan operasi tersebut pada Kamis, 4 Juni 2026, namun hasil analisis cuaca menunjukkan kondisi tidak aman bagi penerbangan helikopter.

Teuku Ronald Nehdiansyah mengatakan, tiupan angin justru memicu penyebaran api ke area yang lebih luas. "OMC sudah dipersiapkan untuk Kabupaten Aceh Barat dan Kabupaten Nagan Raya karena di wilayah kita belum ada hujan," ujarnya.

Alternatif Modifikasi Cuaca untuk Dua Kabupaten

Sebagai langkah darurat, BNPB menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai alternatif. Teknik penyemaian awan menggunakan garam ini akan dilakukan dengan pesawat di dua wilayah sekaligus, yaitu Aceh Barat dan Nagan Raya.

Operasi ini diharapkan dapat memicu hujan buatan untuk membantu memadamkan titik-titik api yang masih menyala. Hingga saat ini, wilayah tersebut belum diguyur hujan sama sekali, memperparah kondisi kebakaran.

Petugas Gabungan Masih Bersiaga di Titik Api

Di lapangan, petugas gabungan dari BPBD Aceh Barat, TNI, Polri, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) IV, dan masyarakat setempat terus berupaya memadamkan api secara manual. Mereka bersiaga di sejumlah titik kebakaran yang tersebar di beberapa kecamatan.

Kebakaran terpantau paling parah di Kecamatan Bubon, di mana angin kencang mempercepat perambatan api ke lahan-lahan kosong dan kawasan hutan. Belum ada laporan mengenai jumlah pasti luas lahan yang terbakar atau kerugian materiil akibat bencana ini.

Mengapa Operasi Water Bombing Gagal?

Kegagalan water bombing disebabkan oleh faktor cuaca yang tidak bersahabat. Helikopter tidak bisa diterbangkan karena risiko keselamatan yang tinggi, seperti jarak pandang terbatas dan hembusan angin yang tidak stabil. Keputusan pembatalan diambil setelah analisis menyeluruh oleh tim teknis BNPB.

Para petugas berharap OMC dapat segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Jika berhasil, hujan buatan diharapkan tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melembapkan lahan gambut dan semak yang mudah terbakar.

Reporter: Sutomo
Sumber: rahasiaumum.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top