ACEH — Pembukaan Amatra Park bertepatan dengan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Acara yang digelar di halaman taman ini menghadirkan pertunjukan tari kecak yang melibatkan warga, sesi hipnoterapi, serta bazar produk UMKM Kelurahan Kerobokan. Selain itu, panitia juga memberikan santunan untuk anak yatim piatu dan sumbangan bagi para lansia dari Yayasan Ngurah Rai Kerobokan.
Konsep Wisata Budaya dan Ekonomi Kerakyatan
Tokoh Jro Kawan Kerobokan, Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra, menyebut kehadiran Amatra Park adalah langkah nyata menuju transformasi pariwisata Bali yang berkelanjutan. Konsepnya sederhana: taman ini menjadi panggung atraksi budaya dan ekonomi masyarakat setempat.
"Jadi Amatra Park ini sederhananya akan menjadi semacam tempat atau panggung untuk melaksanakan atraksi budaya dan ekonomi masyarakat," ucap Mahendra Putra di sela acara.
Lokasi yang strategis dengan area kebun ini juga diarahkan untuk mendukung kesehatan berbasis budaya. Ke depannya, Amatra Park akan dikembangkan menjadi destinasi wisata budaya yang rutin menampilkan pertunjukan seni, tidak hanya tari kecak.
"Setelah tari kecak, nanti juga ada atraksi api, debus dan banyak lagi lainnya," jelas pria yang pernah duduk di Senayan sebagai anggota DPR RI dua periode tersebut.
Mengapa Seni dan Budaya Bali Menjadi Andalan?
Menurut Adhi Mahendra, kekuatan utama pariwisata Bali tidak hanya pada keindahan alamnya. Justru seni dan budaya yang adi luhung menjadi pembeda yang tidak bisa dikalahkan oleh daerah lain di Indonesia.
"Kalau hanya dari keindahan alam, daerah lainnya di Indonesia bisa mengalahkan Bali. Tapi satu kekuatan yang tidak bisa dikalahkan oleh daerah lain adalah seni dan budaya Bali yang Adi luhung," ujarnya.
Pemilihan tari kecak sebagai atraksi pembuka bukan tanpa alasan. Semangat gotong royong dalam pementasan tari yang melibatkan puluhan penari itu diharapkan menjadi contoh nyata kebersamaan dalam melestarikan budaya.
Kolaborasi Lintas Elemen untuk Pariwisata Berkelanjutan
Acara pembukaan ini turut dihadiri Ketua DPD Golkar Bali yang juga anggota DPR RI, I Gede Sumarjaya Linggih, serta Wakil Ketua DPRD Badung, Anak Agung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan lintas elemen terhadap penguatan ekonomi dan budaya lokal.
Adhi Mahendra berharap inisiatif ini menjadi inspirasi bersama untuk mengajak pelaku pariwisata, tokoh masyarakat, hingga pemangku kebijakan agar lebih serius memberdayakan kearifan lokal. Dengan begitu, sanggar seni di desa-desa bisa terus tumbuh dan berinovasi melahirkan atraksi budaya baru.
Bagi traveler yang ingin merasakan suasana berbeda dari hiruk pikuk pantai, Amatra Park bisa menjadi pilihan destinasi budaya di kawasan Kerobokan. Informasi jadwal pertunjukan dan aktivitas terkini dapat dikonfirmasi melalui dinas pariwisata setempat atau akun media sosial resmi Amatra Park.