Dana Belum Cair dari Badan Gizi Nasional, 7 Dapur MBG di Banda Aceh Berhenti Operasi

Penulis: Ragil  •  Senin, 08 Juni 2026 | 22:13:01 WIB
Tujuh dapur SPPG di Banda Aceh berhenti operasi akibat dana belum cair dari Badan Gizi Nasional.

BANDA ACEH — Ribuan siswa di sejumlah sekolah di Banda Aceh terpaksa tidak mendapatkan jatah makan siang gratis hari ini. Penyebabnya, tujuh dapur SPPG yang melayani kebutuhan gizi mereka mogok operasi karena kas kosong.

“Sudah tujuh di Banda Aceh yang tidak operasional mulai hari ini. Terkendala top up dana,” kata Koordinator Wilayah SPPG Kota Banda Aceh, Muhammad Reza, Senin.

Saldo Menipis, Pengusaha Dapur Menunggu Kiriman Dana

Menurut Reza, setiap SPPG memiliki akun virtual (VA) yang diisi dana oleh tim PPK BGN Pusat. Namun, hingga hari ini saldo di rekening tersebut belum juga masuk. Akibatnya, para pengusaha dapur tidak punya modal untuk membeli bahan baku dan membayar tenaga masak.

“Kondisinya saldo belum dikirim, jadi otomatis dana utama yang dipakai untuk melaksanakan operasional di dapur tidak ada. Jadi mereka sedang menunggu di top up dana oleh pihak BGN pusat,” ujarnya.

Dampak ke Sekolah dan Informasi ke Penerima Manfaat

Berhentinya tujuh SPPG ini dipastikan mengganggu distribusi MBG ke sekolah-sekolah. Meski demikian, Reza menyebut pihaknya sudah memberitahukan situasi ini kepada para penerima manfaat agar tidak menunggu.

“Kalau operasional untuk hari Senin, kita kan persiapan di hari Minggu. Makanya kalau tidak ada persiapan bagaimana kita jalankan,” keluhnya.

Kabar Baik: Dana Mulai Diproses Hari Ini

Kabar positif datang dari hasil rapat zoom yang diikuti Reza hari ini. Pihaknya mendapat informasi bahwa dana operasional akan mulai ditransfer oleh BGN Pusat pada hari yang sama.

“Tapi disampaikan kemarin dalam zoom hari ini akan ditransfer uangnya. Kami sedang menunggu,” kata Reza.

Kepala BGN Regional Aceh, Mustafa Kamal, membenarkan adanya penghentian operasional sejumlah SPPG karena saldo menipis. Ia memastikan proses pencairan sudah berjalan mulai hari ini.

“Jumlahnya masih pendataan karena info dari Korwil (Medan) sore ini ada yang sudah masuk VA (virtual akun). Per hari ini, sedang diproses pencairan,” demikian Mustafa Kamal.

Reporter: Ragil
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top