Wacana Buyback Saham BBRI, BMRI, TLKM hingga BBNI Disambut Positif, Analis Ingatkan Efeknya Tak Ajaib

Penulis: Yasir  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 14:31:01 WIB
Saham BBRI, BMRI, TLKM, dan BBNI menguat menyusul wacana buyback saham BUMN.

ACEH — Wacana pembelian kembali saham oleh perusahaan-perusahaan BUMN yang digaungkan DPR mulai mendapat respons positif di pasar. Senior Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas, menilai langkah ini menjadi sinyal kepercayaan emiten terhadap prospek bisnis mereka di tengah fluktuasi pasar.

“Wacana buyback BUMN menjadi sentimen positif karena menunjukkan komitmen emiten menjaga valuasi saham di tengah tekanan pasar,” jelas Sukarno kepada KONTAN, Selasa (9/6/2026).

Emiten Perbankan Paling Diuntungkan

Sentimen positif ini sudah mulai terlihat dari pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar. BBRI, BMRI, BBNI, BBTN, dan TLKM kompak menguat dalam beberapa hari terakhir. Menurut Sukarno, aksi korporasi ini berpotensi meningkatkan kepercayaan investor sekaligus meredam aksi jual di bursa.

Dari sisi sektoral, perbankan menjadi pihak yang paling diuntungkan. Selain itu, sektor infrastruktur dan energi juga dinilai memiliki prospek cerah, terutama dengan dukungan tren kenaikan harga komoditas seperti batu bara.

Efek Buyback Terbatas, Ini Kata Analis

Meski disambut positif, Sukarno mengingatkan bahwa efektivitas buyback memiliki batasan. Ia menegaskan, aksi ini tidak akan banyak berarti jika tekanan pasar justru dipicu oleh faktor di luar kendali emiten.

“Buyback cenderung terbatas efeknya jika tekanan berasal dari arus keluar dana asing, kondisi global, atau ketidakpastian geopolitik,” jelasnya.

Lebih penting lagi, buyback bukanlah obat mujarab. Sukarno menekankan bahwa pembelian kembali saham tidak secara otomatis mengubah fundamental maupun kinerja operasional perusahaan. Investor disarankan untuk tidak terjebak euforia jangka pendek.

Rekomendasi Saham untuk Dicermati

Sukarno merekomendasikan investor memanfaatkan momentum ini untuk akumulasi bertahap pada saham-saham BUMN berfundamental kuat. Beberapa saham yang layak dicermati antara lain:

  • PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dengan target harga Rp4.000
  • PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dengan target harga Rp3.850
  • PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan target harga Rp3.260

Ke depannya, pelaku pasar menanti realisasi kebijakan buyback ini. Jika diimplementasikan secara efektif dan didukung stabilitas makroekonomi serta penguatan rupiah, langkah ini berpotensi menjadi salah satu pendorong penguatan saham-saham BUMN sekaligus menopang IHSG.

Reporter: Yasir
Back to top