BANDA ACEH — Kedatangan Kloter BTJ-02 di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB. Rombongan yang terdiri atas 391 jemaah itu kemudian diberangkatkan ke Asrama Haji Kelas I Aceh dan tiba pukul 22.40 WIB untuk mengikuti prosesi pelepasan.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banda Aceh, Arijal, menyebut komposisi jemaah Kloter BTJ-02 berubah dari saat pemberangkatan. Satu jemaah meninggal dunia dan dua orang mutasi keluar, sementara tiga orang mutasi masuk sehingga jumlah yang pulang tetap 391 orang.
Dari total 391 jemaah Kloter BTJ-02, mayoritas berasal dari Aceh Besar sebanyak 311 orang. Sisanya, empat orang dari Banda Aceh, 68 orang dari Sabang, dan enam orang petugas. Suasana kedatangan terlihat haru, sejumlah jemaah membawa oleh-oleh khas Tanah Suci termasuk boneka unta yang diikat pada tas mereka.
Untuk memudahkan keluarga menyaksikan momen pelepasan, pihak Asrama Haji menyediakan siaran langsung melalui sejumlah televisi di lokasi. Total jemaah yang telah kembali dari Kloter BTJ-01 dan BTJ-02 mencapai 784 orang, terdiri atas 313 laki-laki dan 471 perempuan.
PPIH Debarkasi Banda Aceh mencatat masih ada 1.854 jemaah yang berada di Makkah dan 2.735 lainnya di Madinah. Seluruh jemaah dari Kloter BTJ-02 hingga BTJ-14 dijadwalkan kembali ke Tanah Air melalui Bandara Madinah.
“Jemaah haji yang meninggal dunia di Tanah Suci 10 orang dan jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi 12 orang,” ujar Arijal. Data ini menunjukkan proses pemulangan berlangsung bertahap sesuai jadwal penerbangan masing-masing kloter.
Pihak PPIH Debarkasi Banda Aceh menyiapkan prosedur penyambutan dan pemeriksaan kesehatan bagi jemaah yang baru tiba. Keluarga yang menunggu di asrama haji bisa memantau perkembangan jadwal kedatangan melalui kanal informasi resmi yang disediakan panitia.