BI Kirim Uang Baru ke 5 Pulau Terluar Aceh Lewat Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Stok Naik 25 Persen

Penulis: Saiful  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 18:45:31 WIB
KRI Tuna-876 mengangkut uang baru ke lima pulau terluar Aceh dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026.

SABANG — Bank Indonesia (BI) memastikan masyarakat di wilayah kepulauan Aceh tetap mendapat akses uang tunai berkualitas. Melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026, BI bersama TNI AL mengirimkan uang layak edar ke lima titik terpencil yang akses transportasi regulernya terbatas.

Ekspedisi dilepas dari Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) Sabang dan berlangsung hingga 24 Juni 2026. Kapal perang KRI Tuna-876 menjadi armada utama yang membawa tim dan persediaan uang ke pulau-pulau sasaran.

Lima Pulau yang Disambangi dan Jenis Layanan

Lima wilayah yang menjadi prioritas adalah Pulau Weh di Sabang, Pulau Breuh dan Pulau Nasi di Aceh Besar, Kepulauan Simeulue, serta Kepulauan Banyak di Aceh Singkil. Di setiap lokasi, tim tidak hanya menyalurkan uang baru, tetapi juga membuka pos penukaran uang lusuh, rusak, cacat, dan tidak layak edar.

“Kami ingin memastikan masyarakat di wilayah kepulauan tetap mendapatkan akses terhadap uang Rupiah yang layak edar dan berkualitas,” ujar Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Aceh, Hertha Bastiawan, dalam keterangannya.

Stok Uang Ditambah 25 Persen untuk Antisipasi Kebutuhan

Tahun ini, BI menambah persediaan uang layak edar sebesar 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat di pulau-pulau tujuan selama periode ekspedisi.

Distribusi ke wilayah 3T memang menjadi tantangan tersendiri karena kondisi geografis Aceh yang didominasi kepulauan. Oleh karena itu, BI menggandeng TNI AL yang memiliki armada laut mumpuni untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses transportasi umum.

Program yang Sudah Berjalan 14 Tahun

Ekspedisi Rupiah Berdaulat sendiri telah berlangsung sejak 2012. Selama 14 tahun terakhir, BI dan TNI AL telah menjalankan 150 kali kas keliling dan menjangkau 766 pulau terpencil di seluruh Indonesia. Khusus tahun 2026, BI menargetkan 19 ekspedisi di 19 provinsi yang mencakup 97 pulau.

Ekspedisi yang berangkat dari Sabang ini merupakan kegiatan ke-10 yang dilaksanakan di Aceh sepanjang tahun ini. Dengan adanya program ini, masyarakat di pulau-pulau terluar Aceh tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke daratan utama hanya untuk menukar atau mendapatkan uang layak edar.

Reporter: Saiful
Sumber: popularitas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top