Setor Rp7,81 Triliun ke Negara, Pelindo Bukukan Pendapatan Rp35,48 Triliun pada 2025

Penulis: Saiful  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 20:37:31 WIB
Pelindo membukukan pendapatan usaha Rp35,48 triliun pada 2025 dengan pertumbuhan 9 persen.

ACEH — Pelindo mencatat pendapatan usaha sebesar Rp35,48 triliun pada 2025, tumbuh 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini ditopang oleh meningkatnya aktivitas kepelabuhanan serta efisiensi operasional di berbagai pelabuhan yang dikelola perusahaan.

Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar menyebut capaian tersebut merupakan hasil transformasi yang terus dijalankan perusahaan.

“Capaian ini merupakan hasil dari upaya transformasi yang terus dijalankan Pelindo untuk meningkatkan kualitas layanan, produktivitas operasional, serta memberikan nilai tambah yang lebih luas bagi negara dan masyarakat,” ujarnya dalam RUPST.

Kinerja Operasional: 19,8 Juta TEUs dan 20,4 Juta Penumpang

Dari sisi operasional, arus peti kemas sepanjang 2025 mencapai 19,8 juta TEUs, tumbuh 5 persen secara tahunan. Sementara arus kapal tercatat 1,42 miliar GT dan arus penumpang mencapai 20,4 juta orang—masing-masing naik 1 persen dan 5 persen.

Tren positif ini berlanjut pada 2026. Hingga Mei 2026, arus peti kemas tercatat 8,21 juta TEUs atau naik 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan didorong oleh kenaikan peti kemas internasional sebesar 10 persen dan domestik 4 persen.

Pada periode yang sama, kunjungan kapal mencapai 563 juta GT atau meningkat 1 persen, sedangkan arus penumpang mencapai 9,45 juta orang—tumbuh 7 persen secara tahunan.

Transformasi Berlanjut, Fokus pada Digitalisasi dan Konektivitas

Menurut Achmad, capaian awal 2026 menunjukkan bahwa transformasi Pelindo berada di jalur yang tepat. Aktivitas logistik, perdagangan, dan mobilitas masyarakat melalui pelabuhan masih tumbuh positif meskipun ada tantangan ekonomi global.

“Pertumbuhan kinerja pada awal 2026 menunjukkan bahwa transformasi Pelindo berada pada jalur yang tepat. Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan, meningkatkan daya saing pelabuhan nasional, serta mendukung kelancaran rantai pasok dan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tambahnya.

Melalui RUPST Tahun Buku 2025, Pelindo menegaskan komitmen untuk melanjutkan program peningkatan kapasitas pelabuhan, digitalisasi layanan, dan penguatan konektivitas maritim guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Kinerja ini menempatkan Pelindo sebagai salah satu operator pelabuhan terbesar di kawasan, dengan kontribusi nyata terhadap penerimaan negara dan kelancaran rantai pasok nasional.

Reporter: Saiful
Sumber: sulselsatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top