Kapolda Aceh Diganti, Brigjen Ruddi Setiawan Ditunjuk Pimpin Polda Aceh

Penulis: Ragil  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 15:15:31 WIB
Brigjen Ruddi Setiawan resmi menjabat Kapolda Aceh menggantikan pejabat sebelumnya.

JAKARTABrigjen Ruddi Setiawan resmi ditunjuk sebagai Kapolda Aceh yang baru. Keputusan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 25 Juni 2026, sebagai bagian dari rotasi dan promosi besar-besaran di tubuh Polri.

Selain Aceh, satu kursi Kapolda lainnya juga berganti. Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru kini dipercaya memimpin Polda Papua Barat Daya. Keduanya masuk dalam daftar 1.121 perwira tinggi dan menengah yang dimutasi.

Mutasi Massal: 748 Personel Dapat Promosi

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut, mutasi ini bertujuan meningkatkan profesionalisme institusi. "Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri," ujarnya, Jumat (26/6/2026).

Dari total personel yang dimutasi, sebanyak 748 orang mendapat promosi jabatan atau perpindahan setara. Tiga jabatan Wakapolda juga ikut dirotasi, yakni Wakapolda Banten, Wakapolda Maluku, dan Wakapolda Papua Barat Daya.

Kapuslitbang Polri dan 190 Kapolres Baru

Jabatan strategis lain yang berganti adalah Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri, kini dijabat Brigjen Didi Hayamansyah. Di tingkat kewilayahan, Polri mempromosikan 190 kapolres sekaligus membentuk satu Polresta baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Empat Polres Tipe D baru juga dibentuk, dan delapan Polres Tipe D ditingkatkan statusnya menjadi Polresta. Menurut Trunoyudo, langkah ini untuk menyesuaikan dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis.

Dasar Mutasi: Sistem Merit dan Kebutuhan Organisasi

Trunoyudo menegaskan seluruh kebijakan mutasi didasarkan pada kebutuhan organisasi, sistem merit, dan evaluasi kinerja berkelanjutan. "Melalui mutasi ini diharapkan seluruh personel yang mendapatkan amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat," kata dia.

Mutasi ini diumumkan melalui tujuh Surat Telegram yang masing-masing memuat puluhan hingga ratusan personel. ST/1335/VI/KEP./2026 misalnya, berisi 74 personel, sementara ST/1336/VI/KEP./2026 memuat 359 personel.

Reporter: Ragil
Sumber: nasional.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top