Pemkab Simeulue Luncurkan Sekolah Lansia Uswatun Hasanah di Desa Air Dingin, Biaya Operasional Masih Swadaya

Penulis: Ragil  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 20:03:31 WIB
Pemkab Simeulue resmi meluncurkan Sekolah Lansia Uswatun Hasanah di Desa Air Dingin.

SIMEULUE — Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui DP3AKB telah memulai program sekolah lansia di desa kepulauan tersebut. Sekretaris DP3AKB Kabupaten Simeulue Risdawani menyatakan bahwa sekolah lansia Uswatun Hasanah di Desa Air Dingin resmi diluncurkan pada Jumat lalu.

Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Tapi Kelas Belajar Seumur Hidup

Risdawani menegaskan bahwa sekolah lansia bukanlah tempat berkumpul biasa. Menurutnya, wadah ini menjadi ruang pembelajaran terbuka bagi lansia yang ingin terus mengembangkan diri hingga akhir hayat.

"Hari ini kami meluncurkan tanda dimulainya sekolah lansia dengan nama Uswatun Hasanah di Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue. Sekolah ini menjadi ruang pembelajaran bagi lansia di daerah ini," kata Risdawani.

Ia menambahkan bahwa usia bukanlah batas untuk terus berkembang. Sekolah menjadi wadah bagi para lansia untuk mendapatkan ilmu, keterampilan, serta memperluas jaringan sosial mereka.

Target: Lansia Lebih Sehat, Produktif, dan Bahagia

Program ini menyasar peningkatan kualitas hidup warga lanjut usia di wilayah tersebut. Risdawani mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Air Dingin yang menghadirkan sekolah lansia sebagai langkah nyata untuk mewujudkan hal itu.

"Harapan kami, melalui sekolah ini, para lansia dapat merasa lebih berdaya dan bahagia. Sekolah ini juga menjadi ruang interaksi bagi mereka yang berusia lanjut," kata Risdawani.

Dengan adanya sekolah lansia, semangat belajar dan kebersamaan diharapkan terus terjaga. Program ini menjadi langkah awal bagi para lansia di Desa Air Dingin untuk menjalani masa tua yang lebih sehat, produktif, dan bahagia.

Belum Ada Anggaran Khusus, Operasional Andalkan Swadaya

Meski program ini sudah berjalan, Risdawani menyebutkan bahwa biaya operasional kegiatan sekolah lansia tersebut belum memiliki alokasi anggaran khusus dari APBD. Operasional sekolah saat ini mengandalkan semangat swadaya serta dukungan penuh dari anak-anak dan keluarga warga lanjut usia.

"Oleh karena ini pembiayaannya swadaya, maka ke depan kami berharap dukungan anak atau cucu dari lansia demi keberlanjutan program sekolah ini," kata Risdawani.

Reporter: Ragil
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top