ACEH TENGGARA — Jembatan yang melintasi Sungai Kali Alas ini dirancang dengan elevasi tinggi sebagai antisipasi debit air yang bisa mencapai lima meter saat musim hujan. Penegangan kabel baja menjadi penentu utama kekuatan struktur jembatan gantung sebelum masuk ke tahap pemasangan lantai.
Proses sling tensioning bertujuan menyamakan tingkat kekencangan seluruh kabel baja sesuai standar konstruksi. Jika ada perbedaan tegangan, keseimbangan dan daya dukung jembatan bisa terganggu. Personel Satgas bersama tim teknis menggunakan peralatan khusus berkapasitas berat untuk menarik dan menegangkan kabel secara bertahap di setiap titik yang telah ditentukan.
Danposramil Ketambe, Peltu Jumadin, menjelaskan bahwa seluruh pekerjaan diawasi ketat agar tidak ada kabel yang kendur (slack). “Kami memastikan setiap bagian kabel berada pada tingkat ketegangan yang ideal sehingga bentangan jembatan memiliki kekuatan, kestabilan, dan tingkat keamanan yang maksimal,” ujarnya.
Selain menegangkan kabel utama, personel juga memeriksa seluruh sambungan sling, pengikat, dan posisi kabel di sepanjang bentangan. Peltu Jumadin menambahkan bahwa ketelitian di tahap ini menjadi fondasi utama sebelum rangka dan lantai jembatan dipasang. “Kami ingin memastikan seluruh struktur gantung benar-benar rigid, seimbang, dan siap menerima beban konstruksi berikutnya,” kata dia.
Di sela-sela kegiatan, personel Satgas juga mengangkut sisa material tali sling menuju lokasi pembangunan jembatan gantung perintis lainnya. Langkah ini dilakukan agar progres pembangunan beberapa jembatan di wilayah Aceh Tenggara bisa berjalan bersamaan tanpa keterlambatan distribusi material.
Jembatan Gantung Perintis ditargetkan menjadi solusi atas kendala transportasi warga selama ini. Dengan akses penyeberangan yang lebih aman, mobilitas warga diharapkan semakin lancar, distribusi hasil pertanian dan perkebunan lebih cepat, serta akses menuju pusat kecamatan menjadi lebih mudah. Konstruksi jembatan juga dirancang tahan terhadap kondisi geografis Sungai Kali Alas yang kerap meluap.