Wali Kota Banda Aceh Illiza Tinjau Langsung Produksi Capli Sambal Ijo, Targetkan Tembus Pasar Nasional

Penulis: Sutomo  •  Jumat, 10 Juli 2026 | 18:23:31 WIB
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meninjau langsung proses produksi Capli Sambal Ijo di Gampong Blang Oi.

BANDA ACEH — Pemerintah Kota Banda Aceh tidak main-main dalam mendorong produk lokal go national. Buktinya, Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal turun langsung ke lini produksi UMKM Capli Sambal Ijo Aceh di Gampong Blang Oi, Kamis (9/7/2026). Ia menyusuri proses pembuatan sambal ijo khas Aceh tersebut sambil berdialog dengan pelaku usaha soal pengembangan produk dan peluang pemasaran.

Capli Sambal Ijo Sudah Merambah Pasar Luar Aceh

Capli bukan lagi usaha rumahan yang hanya berputar di lingkungan tetangga. Produk olahan pangan lokal ini sudah memiliki pasar tetap di Banda Aceh dan mulai merambah sejumlah daerah di luar provinsi. Menurut Illiza, inilah contoh nyata UMKM yang mampu menjaga kualitas dan mengangkat kekhasan daerah.

“Capli merupakan contoh UMKM yang berhasil menghadirkan produk berkualitas sekaligus mempertahankan cita rasa khas Aceh. Pemerintah Kota akan terus memberikan dukungan agar produk-produk lokal seperti ini semakin dikenal hingga pasar nasional,” kata Illiza dalam keterangannya.

Pemkot Siapkan Program Penguatan untuk Pelaku UMKM

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh, Bukhari Sufi, mengatakan kunjungan wali kota ini bukan sekadar seremoni. Menurutnya, langkah itu menjadi motivasi bagi pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pemasaran.

Pemko Banda Aceh, lanjut Bukhari, akan memperkuat pembinaan UMKM melalui berbagai program pengembangan usaha. Targetnya jelas: menciptakan pelaku usaha yang mandiri, berdaya saing, dan menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di ibu kota Provinsi Aceh.

Potensi Ekonomi Kerakyatan dari Dapur Rumah Tangga

Capli Sambal Ijo Aceh menjadi salah satu bukti bahwa ekonomi lokal bisa tumbuh dari dapur rumah tangga. Dengan sentuhan pembinaan dan perluasan akses pasar, produk semacam ini punya peluang besar untuk bersaing dengan produk kemasan pabrikan. Pemerintah kota berjanji tidak akan berhenti pada kunjungan simbolis, melainkan terus mendorong agar UMKM seperti Capli bisa naik kelas.

Reporter: Sutomo
Sumber: masakini.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top