BANDA ACEH — Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal turun langsung mengikuti pendataan Sensus Ekonomi yang dilakukan Tim BPS Kota Banda Aceh di Pendopo Wali Kota, Kamis (9/7/2026). Dalam prosesnya, ia menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan petugas terkait kondisi sosial ekonomi sesuai mekanisme sensus.
Kegiatan ini menjadi sinyal dukungan penuh Pemerintah Kota Banda Aceh terhadap pelaksanaan pendataan yang tengah berjalan. Illiza pun memanfaatkan momen tersebut untuk mengajak masyarakat agar menerima kehadiran petugas sensus dan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi sebenarnya.
Illiza menekankan bahwa data yang dikumpulkan BPS akan menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat, jenis usaha yang dimiliki, hingga informasi lain yang dibutuhkan pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan. Ia meminta warga tidak khawatir saat memberikan data.
“Jangan menolak petugas, karena apa yang mereka lakukan adalah untuk kepentingan kemaslahatan kota kita ke depan,” ujar Illiza dalam keterangan yang diterima Waspada Aceh.
Ia menegaskan, seluruh informasi yang dihimpun dijamin kerahasiaannya dan tidak berkaitan dengan kepentingan perpajakan maupun hal lain di luar pelaksanaan sensus. “Terimalah petugas dengan baik karena mereka juga menjalankan tugas untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Menurut Illiza, data yang akurat dan valid akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam mempercepat peningkatan kualitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Setiap informasi yang diberikan warga, kata dia, memiliki peran penting dalam mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.
“Yakinlah bahwa apa yang mereka lakukan adalah demi kemaslahatan kota ke depan, agar pemerintah memiliki data yang valid untuk mempercepat program peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Tim BPS Kota Banda Aceh yang telah melaksanakan pendataan dengan baik. Ia berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi mendapat dukungan penuh dari masyarakat sehingga menghasilkan data berkualitas sebagai landasan pembangunan Kota Banda Aceh yang lebih maju dan sejahtera.