SUKA MAKMUE — Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., resmi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 395 Tahun 2026 tentang Himbauan kepada Orang Tua untuk Mengantarkan Anak pada Hari Pertama Masuk Sekolah. Edaran ini ditujukan bagi seluruh orang tua atau wali murid di kabupaten tersebut.
Kebijakan itu diteken sebagai respons atas Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Selain itu, edaran ini juga merujuk pada Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026 yang mengampanyekan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).
Dalam surat edaran tersebut, Bupati TRK meminta seluruh kepala perangkat daerah memberikan fleksibilitas atau dispensasi jam kerja kepada aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga non-ASN. Kebijakan ini berlaku khusus bagi pegawai yang memiliki anak usia sekolah.
"Kepada seluruh kepala perangkat daerah agar memberikan fleksibilitas atau dispensasi jam kerja bagi ASN maupun non-ASN yang memiliki anak usia sekolah sehingga dapat berpartisipasi dalam Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah," jelas TRK dalam pernyataan yang dikutip Minggu (12/7/2026).
Bupati TRK menekankan bahwa kehadiran orang tua pada hari pertama sekolah bukan sekadar seremoni. Menurutnya, momen itu memiliki arti penting dalam memberikan dukungan emosional kepada anak, terutama bagi mereka yang memasuki lingkungan belajar yang baru.
"Kehadiran ayah maupun orang tua pada hari pertama sekolah dapat menjadi penyemangat bagi anak untuk memulai tahun ajaran baru dengan penuh rasa percaya diri dan semangat belajar," sambungnya.
TRK juga menegaskan bahwa keterlibatan orang tua merupakan bagian penting dalam menciptakan generasi yang berkarakter, percaya diri, dan siap mengikuti proses pembelajaran.
Tidak hanya untuk orang tua, Bupati TRK juga menginstruksikan seluruh kepala satuan pendidikan di Kabupaten Nagan Raya untuk menyambut kehadiran orang tua atau wali murid dengan baik. Hari pertama masuk sekolah harus dimanfaatkan sebagai momentum mempererat kemitraan antara sekolah dan keluarga.
Menurutnya, kolaborasi yang harmonis antara keluarga dan sekolah merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta prestasi peserta didik. "Saya berharap gerakan ini dapat memperkuat sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak serta mendukung terwujudnya generasi Nagan Raya yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing," pungkas TRK. [*]