LHOKSEUMAWE — Bagi warga Desa Leubok Pusaka, bangunan baru itu lebih dari sekadar beton dan atap. Balai Serba Guna yang diresmikan pekan lalu menjadi simbol bahwa kehidupan perlahan pulih setelah bencana besar merobek tatanan desa pada penghujung tahun lalu.
Banjir bandang dan longsor yang menerjang Aceh Utara membuat sejumlah rumah warga rusak, fasilitas umum ambruk, dan tempat ibadah tak lagi bisa dipakai. Dari hasil asesmen tim di lapangan, kebutuhan mendesak yang muncul bukan hanya perbaikan rumah, tetapi juga ruang bersama untuk warga berkumpul kembali.
Balai Serba Guna yang dibangun di atas lahan desa itu tidak hanya berupa satu ruang utama. Bangunan ini dilengkapi dengan fasilitas MCK, area wudu, sistem tata suara, lemari, serta perlengkapan ibadah seperti Al-Qur’an dan Juz Amma. Karpet dan tikar juga sudah tersedia sehingga warga bisa langsung menggunakannya.
Ruang ini dirancang multifungsi. Warga bisa menggelar musyawarah desa, kegiatan sosial, hingga salat berjamaah di tempat yang sama. “Mohon dirawat dengan baik agar bangunan ini dapat bertahan lama dan terus menjadi tempat berkumpul, beribadah, serta melaksanakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ketua Harian Bakrie Untuk Negeri, Rama Anugrah, dalam sambutannya.
Rama menekankan bahwa pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan membangun ulang tembok dan atap. Menurutnya, yang juga perlu dihidupkan kembali adalah semangat gotong royong dan ruang interaksi sosial yang sempat terputus akibat bencana.
“Kami berharap Balai Serba Guna ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh masyarakat Desa Leubok Pusaka,” kata Rama mewakili Bakrie Group.
Sementara itu, Community Development & Government Relation Officer Pema Global Energi, Jailani Luttan, menyampaikan bahwa fasilitas tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap warga yang tengah berjuang bangkit. “Semoga Bapak dan Ibu berkenan menerima fasilitas yang kami serahkan hari ini sebagai bentuk kasih sayang dan perhatian kami atas musibah yang terjadi pada akhir tahun lalu,” ujar Jailani.
Proyek ini merupakan hasil kolaborasi empat entitas: Bakrie Tanggap, Bakrie Untuk Negeri, Adinda Bakrie Foundation, dan Pema Global Energi. Keempatnya bergerak di bawah payung Bakrie Group dengan fokus pada pemulihan jangka panjang di daerah terdampak bencana.
Dengan adanya Balai Serba Guna ini, warga Desa Leubok Pusaka kini memiliki tempat yang layak untuk kembali menggelar kegiatan desa, dari rapat RT hingga peringatan hari besar keagamaan. Bangunan ini diharapkan menjadi pusat aktivitas yang menghidupkan kembali denyut sosial masyarakat pascabencana.