Pertagas Salurkan Bantuan Perahu Penyelamat dan 700 Bibit Pohon ke BPBD Aceh Tamiang untuk Mitigasi Banjir

Penulis: Fajar  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:37:01 WIB
Pertagas menyalurkan satu unit perahu karet kepada BPBD Aceh Tamiang untuk memperkuat evakuasi saat banjir.

ACEH TAMIANG — Bantuan perahu karet tersebut diharapkan langsung memperkuat mobilitas tim reaksi cepat BPBD saat melakukan evakuasi warga di tengah banjir. Aceh Tamiang termasuk wilayah yang kerap dilanda curah hujan tinggi dan genangan air dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui operasional yang andal, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan masyarakat,” ujar Manager Pertagas ONSA, Gagan Suryanagara, dalam sambutannya saat acara serah terima.

Penghijauan sebagai Mitigasi Jangka Panjang

Selain alat evakuasi, Pertagas juga menanam 700 bibit pohon dari total target 1.500 pohon di sekitar wilayah operasional. Program ini dirancang sebagai langkah mitigasi jangka panjang untuk menjaga kualitas tanah, mengurangi erosi, dan memperbaiki daya dukung ekosistem setempat.

Penghijauan dinilai krusial karena kawasan operasi Pertagas di Aceh Tamiang berada di area yang rawan longsor dan sedimentasi jika tutupan hutan menipis. Dengan penanaman pohon, risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang bisa ditekan.

Respons BPBD: Evakuasi Kini Lebih Cepat

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tamiang, Iman Suhery, menyambut langsung bantuan tersebut. Menurutnya, rescue boat akan menjadi aset penting bagi tim reaksi cepat yang selama ini terkendala akses saat air meninggi.

“Dengan perahu ini, penanganan darurat bisa dilakukan lebih efektif. Mobilitas petugas di lapangan saat banjir selama ini memang sangat terbatas,” kata Iman.

Ia menambahkan, sinergi dengan Pertagas ONSA membuka peluang kolaborasi serupa ke depan, terutama dalam hal pelatihan penanggulangan bencana bagi warga di desa-desa rawan banjir.

ESG dan Ketahanan Iklim Daerah

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) Pertamina Group. Pertagas berharap, kolaborasi dengan pemerintah daerah mampu menciptakan ketahanan iklim (climate resilience) yang berkelanjutan di Aceh Tamiang.

Perusahaan menargetkan penanaman pohon secara bertahap hingga mencapai 1.500 batang di sekitar area ONSA. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya restorasi lahan kritis di wilayah penyangga operasi perusahaan.

Melalui penguatan kapasitas penanggulangan bencana dan pelestarian lingkungan secara simultan, diharapkan wilayah Aceh Tamiang menjadi lebih tangguh, aman, dan layak huni bagi generasi mendatang.

Reporter: Fajar
Sumber: lingkarpos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top