Jembatan Perintis Garuda di Pidie Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Gampong dan Permudah Akses Petani

Penulis: Saiful  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:15:01 WIB

PIDIE — Jembatan sepanjang puluhan meter itu menjadi penghubung utama yang selama ini dinantikan warga Gampong Ulee Tutue Adan dan Gampong Pante Bereueh. Sebelumnya, mobilitas antar dua desa di Kecamatan Mutiara Timur itu harus memutar melalui jalur lain yang lebih jauh dan kerap terkendala saat musim hujan.

Dampak Langsung bagi Warga Dua Gampong

Kehadiran Jembatan Perintis Garuda langsung dirasakan oleh petani di kawasan tersebut. Mereka kini bisa mengangkut hasil pertanian seperti padi dan palawija ke pasar tanpa harus menempuh jalan memutar. Anak-anak sekolah yang setiap hari menyeberang atau berjalan kaki juga mendapat akses lebih aman dan cepat.

Selain itu, aktivitas keagamaan seperti acara di meunasah dan kenduri antar-gampong diyakini akan lebih sering terjadi. "Keberadaan jembatan ini memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat," ujar Samsul Azhar saat peresmian.

Tradisi Peusijuek Sebelum Pemotongan Pita

Prosesi peresmian diawali dengan tradisi peusijuek (tepung tawar) yang dipimpin oleh Abi Sulaiman. Ritual adat itu menjadi simbol doa dan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan. Setelah itu, Sekda bersama unsur Forkopimda dan tamu undangan melakukan pemotongan pita sebagai tanda operasional.

Usai seremoni, rombongan langsung meninjau kondisi jembatan. Sambutan hangat dari warga terlihat saat para pejabat berjalan melintasi struktur beton tersebut.

Pesan Sekda: Jaga Bersama, Laporkan Jika Rusak

Samsul Azhar mengajak seluruh masyarakat untuk merawat jembatan agar manfaatnya bertahan lama. "Anggaplah jembatan ini sebagai milik kita bersama. Jagalah dengan baik dan segera laporkan apabila terdapat kerusakan agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat," ujarnya dalam sambutan.

Ia juga berharap infrastruktur itu mampu mendorong peningkatan perekonomian serta memperluas akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan di wilayah tersebut. Jembatan Perintis Garuda kini menjadi ikon baru penghubung antar-gampong yang akan mendukung konektivitas dan kesejahteraan masyarakat Mutiara Timur.

Reporter: Saiful
Sumber: habanusantara.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top