Keuchik Geulumpang Payong Desak Pelaku Usaha di Jalan Tgk Alian Sediakan Tempat Sampah Sendiri

Penulis: Ragil  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 14:37:31 WIB
Tumpukan sampah terlihat di pinggir Jalan Tgk. Alian, Gampong Geulumpang Payong, Blangpidie, Aceh Barat Daya.

BLANGPIDIE — Tumpukan sampah di pinggir Jalan Tgk. Alian, Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, dinilai mencoreng wajah ibu kota kabupaten. Lokasi tersebut berada tepat di kawasan strategis, hanya beberapa langkah dari Pendopo Bupati Abdya, sehingga kesan kumuh langsung terlihat oleh tamu yang melintas.

Keuchik Gampong Geulumpang Payong, Khairuddin, SH, menyoroti kebiasaan membuang sampah sembarangan yang masih dilakukan sebagian warga dan pemilik usaha. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan kesadaran menjaga lingkungan yang masih rendah.

Tanggung Jawab Pelaku Usaha di Kawasan Strategis

Khairuddin menegaskan, para pelaku usaha yang beroperasi di sepanjang Jalan Tgk. Alian dan sekitarnya memiliki peran penting dalam mengatasi persoalan ini. Ia meminta setiap usaha menyediakan tempat penampungan sampah sementara di lokasi usahanya masing-masing.

"Setiap pelaku usaha harus memiliki tempat penampungan sampah sendiri. Setelah terkumpul, petugas kebersihan dapat mengangkutnya sesuai jadwal. Jangan membuang sampah begitu saja di pinggir jalan," tegasnya, Senin (3/8/2026).

Langkah ini dinilai krusial agar sampah tidak berserakan dan mengganggu pemandangan sebelum diangkut oleh petugas. Kebiasaan membuang sampah sembarangan, lanjutnya, tidak hanya merusak estetika kota tetapi juga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan mengganggu kesehatan warga.

Menjaga Wajah Ibu Kota Kabupaten

Keberadaan tumpukan sampah di Jalan Tgk. Alian dianggap sangat ironis karena lokasinya bersebelahan dengan pusat pemerintahan daerah. Khairuddin menuturkan, kondisi tersebut menciptakan kesan buruk bagi masyarakat maupun tamu yang berkunjung ke Aceh Barat Daya.

"Jalan ini berada di kawasan strategis dan dekat dengan pendopo bupati. Tentu tidak elok jika yang terlihat justru tumpukan sampah. Kita harus menjaga wajah ibu kota kabupaten agar tetap bersih dan nyaman," ujarnya.

Mengubah Pola Pikir Pengelolaan Sampah

Khairuddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengubah pola pikir dalam mengelola sampah. Ia menekankan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari disiplin membuang sampah pada tempatnya.

"Dengan adanya kesadaran bersama, lingkungan akan lebih bersih, sehat, dan indah. Kami berharap masyarakat maupun pelaku usaha dapat mendukung upaya ini demi kepentingan bersama," pungkasnya.

Sementara itu, ia berharap pemerintah daerah terus memperkuat edukasi mengenai pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan pengawasan di titik-titik lokasi pembuangan liar, terutama di kawasan perkotaan Blangpidie.

Reporter: Ragil
Sumber: noa.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top