BANDA ACEH — Verifikasi data atlet menjadi pintu masuk utama kesuksesan pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke-15 yang akan digelar di Aceh Jaya. PB PORA XV kembali mengingatkan seluruh KONI kabupaten/kota di Aceh agar tidak mengirimkan data atlet secara manual atau melalui jalur lain di luar ketentuan yang telah ditetapkan.
Muslim HS menekankan bahwa mekanisme pendaftaran tersebut bukan sekadar formalitas. Standar operasional prosedur (SOP) yang sudah disosialisasikan secara matang bertujuan memastikan setiap nama yang masuk ke sistem adalah atlet yang benar-benar terverifikasi dan berhak bertanding.
Kebijakan ini diambil untuk menutup celah kesalahan data yang kerap terjadi pada ajang olahraga multi-event. Dengan satu pintu masuk, PB PORA XV dapat memantau secara langsung jumlah kontingen, memvalidasi identitas atlet, serta memastikan tidak ada nama ganda atau peserta yang tidak memenuhi syarat.
“SOP pendaftaran ini sudah disosialisasikan secara matang,” ujar Muslim HS. Ia berharap seluruh pengurus KONI di kabupaten/kota berkoordinasi aktif dengan admin masing-masing agar proses input data berjalan lancar dan tepat waktu.
Penegasan kembali soal alur pendaftaran ini menjadi bagian dari persiapan teknis menjelang pesta olahraga antar-kabupaten/kota tersebut. Dengan sistem yang terpusat, panitia dapat menyusun jadwal pertandingan, akomodasi, dan kebutuhan teknis lainnya secara lebih akurat berdasarkan data riil peserta.
PB PORA XV berharap seluruh kontingen merespons kebijakan ini dengan sigap. Keterlambatan atau kesalahan input data dari admin KONI kabupaten/kota berpotensi menggugurkan status keikutsertaan atlet pada cabang olahraga yang dipertandingkan.