BANDA ACEH — Satu unit becak motor ludes terbakar di lintasan Lambhuk-Ulee Kareng, Banda Aceh, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 07.40 WIB. Kebakaran terjadi di tengah kesibukan lalu lintas pagi hari, namun pengemudi diperkirakan selamat dari kobaran api.
Berdasarkan pantauan di lokasi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian depan bak becak motor tersebut. Kendaraan yang sedang melaju dari arah Ulee Kareng menuju kawasan Beurawe atau pusat kota itu langsung berhenti setelah api membesar.
Sang pengemudi sempat berupaya memadamkan api yang membesar, tetapi usahanya tidak membuahkan hasil hingga akhirnya ia memilih menjauh dari kendaraannya. Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
Meski keberadaannya kerap menuai sorotan, becak motor masih menjadi moda transportasi yang banyak digunakan masyarakat Banda Aceh, terutama untuk mengangkut barang dan penumpang di kawasan pemukiman. Becak yang terbakar kali ini membawa muatan barang yang belum diketahui jenisnya.
Jalan Tgk Chik Ditiro sendiri merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan wilayah timur Banda Aceh dengan pusat kota. Setiap pagi, ruas jalan ini padat dilalui kendaraan roda dua, mobil pribadi, hingga angkutan umum.
Sampai berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Tidak ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun petugas pemadam kebakaran terkait sumber api yang menghanguskan kendaraan roda tiga tersebut.
Peristiwa kebakaran becak motor di jalan raya sebenarnya bukan kali pertama terjadi di Banda Aceh. Beberapa kejadian serupa sebelumnya diduga dipicu korsleting listrik pada instalasi kelistrikan kendaraan yang kondisinya sudah aus. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dalam peristiwa kali ini.
Warga dan pengguna jalan yang melintas sempat berhenti untuk menyaksikan kejadian tersebut. Tidak lama setelah api padam, arus lalu lintas di sekitar lokasi berangsur kembali normal.