ACEH — Huawei kembali memanaskan persaingan pasar perangkat wearable lewat video teaser resmi yang memperlihatkan kehadiran Watch D3. Perangkat ini akan diperkenalkan secara global di Munich, Jerman, pada 2 September 2026, bersamaan dengan lini smartwatch flagship lain seperti Watch GT7 dan Watch 6 yang berbasis HarmonyOS.
Acara peluncuran di Eropa tersebut menjadi panggung bagi ekosistem perangkat terbaru Huawei. Selain Watch D3, perusahaan asal Tiongkok ini turut mengonfirmasi kehadiran beberapa model berbasis HarmonyOS, termasuk dua seri smartwatch unggulannya.
Langkah ini menunjukkan fokus Huawei yang masih kuat pada pasar perangkat sandang pintar tingkat global, bukan hanya di kawasan Asia.
Berbeda dari lini Watch GT yang berorientasi olahraga, seri Watch D sejak awal dirancang untuk pemantauan kesehatan medis mendalam. Ciri khas utamanya adalah penggunaan manset tiup (inflatable cuff) pada pergelangan tangan yang mengukur tekanan darah secara presisi.
Pendahulunya, Watch D2, telah mengantongi sertifikasi medis CE-MDR di Eropa berkat kemampuannya melakukan pemantauan tekanan darah ambulatori 24 jam. Manset kantong udara tipis berukuran 26,5 mm terintegrasi pada tali jam untuk menghasilkan pengukuran akurat.
Watch D2 juga dibekali layar AMOLED 1,82 inci, fitur Health Glance yang mengecek 10 indikator kesehatan sekaligus, elektrokardiogram (EKG), analisis aritmia gelombang nadi, pemantau tidur, pemantau stres, sensor SpO?, dan 80 mode olahraga.
Dari cuplikan video teaser, Watch D3 tampil dengan perubahan desain signifikan. Bodinya terasa jauh lebih tipis, layarnya lebih luas berkat bingkai (bezel) yang menipis, dan hadir dengan pilihan warna baru.
Huawei juga menyematkan tali pergelangan tangan yang lebih lembut dibanding pendahulunya. Pembaruan ini menjadi upaya Huawei mengubah citra perangkat medis yang kaku menjadi jam tangan stylish yang nyaman dipakai sepanjang hari.
Sebagai pembanding, Watch D2 dikenal unggul dalam fitur pemantauan tekanan darah ambulatori 24 jam. Perangkat tersebut memanfaatkan manset kantong udara tipis berukuran 26,5 mm yang terintegrasi pada tali jam untuk menghasilkan pengukuran akurat.
Dengan sertifikasi medis CE-MDR di Eropa, Watch D2 telah membuktikan diri sebagai salah satu wearable kesehatan paling mumpuni di kelasnya.
Selain jam tangan pintar, Huawei juga bakal meluncurkan perangkat audio terbaru bernama FreeBuds Neo. Dalam cuplikan video terpisah, TWS ini tampak mengusung desain modern dengan berbagai pilihan warna menarik.
Rangkaian pengumuman ini menegaskan komitmen Huawei dalam menghadirkan inovasi audio dan wearable, khususnya di pasar internasional yang mengapresiasi keunggulan ekosistem mereka.
Informasi lebih mendalam mengenai rincian spesifikasi lengkap serta harga resmi Huawei Watch D3 akan diumumkan secara lengkap pada acara peluncuran 2 September mendatang. Untuk pengguna Indonesia yang menantikan kehadiran perangkat ini, Watch D3 cocok bagi mereka yang memprioritaskan pemantauan kesehatan harian tanpa mengorbankan gaya.